Moeldoko: Babinsa itu manusia bukan hantu, wajar kalau salah

Minggu, 8 Juni 2014 14:44 Reporter : Wahid Chandra Daulay
Moeldoko: Babinsa itu manusia bukan hantu, wajar kalau salah Jam tangan Jenderal Moeldoko. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Panglima TNI Jenderal Moeldoko mengatakan, harapannya agar masyarakat bisa berpikir positif dan tidak terprovokasi atas isu Babinsa yang meresahkan masyarakat. Bahkan, dia akan membela mati-matian selama anak buahnya bertindak sesuai dengan perintah atasan.

"Makanya kami minta masyarakat untuk berpikir positif, saya akan bela Babinsa saya kalau mereka tidak melakukan tindakan negatif, saya harus bisa memastikan Babinsa saya untuk bekerja," kata Moeldoko saat Konferensi Pers di Base Ops, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu (8/6).

Menurut Moeldoko, Babinsa itu tidak untuk ditakuti karena Babinsa pun manusia, jika melakukan kesalahan bisa dimaklumi karena pendidikannya tidak tinggi.

"Babinsa itu manusia, dia bukan hantu, dia bukan boneka, dia punya naluri, punya perasaan dan tanggung jawab, kalau dia salah ya wajar toh, dia lulusan, SMP, SMA," imbuhnya.

Moeldoko menegaskan bahwa Babinsa TNI tidak boleh melakukan penyimpangan. Jangankan Babinsa, lanjutnya, di atas itu saja bisa dicopot jabatannya.

"Tapi saya tegaskan Babinsa itu tidak boleh melakukan penyimpangan itu. Jangankan Babinsa, Dandim, Panglima saja saya copot. Saya tidak bertanggung jawab pada partai politik manapun," tandasnya.

Namun demikian, jika ada Babinsa yang melakukan penyimpangan, diharapkan bisa melaporkan tanpa harus membuat isu yang simpang siur seperti saat ini.

"Kalau ada Babinsa saya yang melakukan penyimpangan, foto dia, cari saksi, setelah itu laporkan dia, bukan mengembangkan isu yang semrawut seperti ini," ujarnya. [tyo]

Topik berita Terkait:
  1. TNI AD
  2. TNI
  3. Pilpres
  4. Babinsa
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini