Mitigasi Risiko Covid-19, Satgas Dorong PON XX Papua Terapkan Sistem Bubble

Kamis, 23 September 2021 12:39 Reporter : Supriatin
Mitigasi Risiko Covid-19, Satgas Dorong PON XX Papua Terapkan Sistem Bubble PON XX Papua 2021. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Pekan Olahraga Nasional ke-20 atau PON XX akan diselenggarakan di Provinsi Papua pada tanggal 2 hingga 15 oktober 2021. PON kali ini diikuti 37 cabang olahraga dengan melibatkan lebih dari 6.000 atlet dan 3.000 orang dari tim pelatih.

Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Sonny Harry B Harmadi berharap PON XX tidak menjadi sumber penularan Covid-19. Sejumlah cara bisa dilakukan untuk memitigasi risiko penularan Covid-19.

Pertama, PON yang akan dipusatkan di Stadion Lukas Enembe Sentani Timur, Jayapura ini menerapkan sistem bubble.

"Jadi sistem bubble ini, setiap peserta baik atlet, tim ofisial, panitia dan lainnya tidak diperkenankan melakukan kegiatan di luar rencana aktivitas yang sudah ditentukan," jelasnya dalam dialog virtual, Kamis (23/9).

Dengan menerapkan sistem bubble, seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan POX XX akan aman. Semua pergerakan menggunakan transportasi khusus dan tempat tujuan tim dipastikan bebas dari Covid-19.

"Jadi harapannya, dengan sistem bubble tersebut kita memitigasi, mengurangi risiko penularan karena bagaimana pun juga ini dalam masa pandemi," ujarnya.

Langkah kedua, membagi zonasi vanue POX XX menjadi 3, yakni zona 1, zona 2 dan zona 3. Pembagian zona ini untuk memastikan semua orang yang terlibat dalam pelaksanaan PON mematuhi protokol kesehatan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

Pada setiap zona, kata Sonny, penyelenggara PON harus menyediakan masker cadangan, tanda jaga jarak, tempat cuci tangan, toilet memadai hingga wastafel.

Hal ketiga yang harus dilakukan untuk memitigasi risiko penularan Covid-19 adalah membatasi kapasitas vanue. Vanue yang berjumlah 44 harus dikelompokkan ke dalam dua kategori, yaitu indoor dan outdoor.

Setiap vanue hanya boleh diisi maksimal 25 persen dari kapasitas baik untuk acara pembukaan, penutupan maupun pertandingan.

"Pembatasan kapasitas wajib dilakukan dengan memperhatikan jumlah keseluruhan panitia, ofisial, atlet, tim, penonton dan media yang berada dalam vanue," katanya. [eko]

Ingat #PesanIbu

Jangan lupa Selalu Mencuci Tangan, Memakai Masker dan Menjaga Jarak Mari Bersama Cegah Penyebaran Virus Corona

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini