Misteri kematian Prajurit TNI AU, alami gagal fungsi otak

Minggu, 5 Juni 2016 10:25 Reporter : Lia Harahap
Misteri kematian Prajurit TNI AU, alami gagal fungsi otak Ilustrasi Mayat. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Serda Septian Wahyu Sarjono, prajurit TNI AU yang tengah mengikuti pendidikan di Sekolah Kejuruan Dasar Listrik dan Elektronika Skadron Pendidikan 203 Lanud Sulaiman meninggal dunia. Septian mengembuskan napas terakhir setelah sempat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Salamun Bandung.

Kabar beredar, Septian masuk rumah sakit karena dianiaya seniornya. Peristiwa itu terjadi Rabu (1/6) lalu sekitar pukul 23.30 WIB di lorong barak Lanud Sulaiman.Senior yang melakukan penganiayaan berpangkat Mayor dengan inisial TBP.

Kematian Septian dibenarkan Danlanud TNI AU Sulaiman, Kolonel Pnb Mohammad Syafii. Dari hasil visum, Septian mengalami beberapa luka.

"Jadi kalau saya sampaikan, hasil dari rumah sakit. Penyebab (meninggalnya Septian) disebabkan gagalnya fungsi otak, jantung, ginjal dan paru. Semua kegagalan ini disebabkan menurunnya kondisi. Akhirnya beliau meninggalkan kita semua," ungkap Syafii.

Sebab penurunan kondisi itu, kata dia, belum bisa disampaikan apakah karena menjadi korban kekerasan atau hal lain. [hhw] SELANJUTNYA

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini