Min Aung Hlaing Hadiri KTT ASEAN, Pemerintah Diminta Protes Soal Krisis Myanmar

Jumat, 23 April 2021 14:21 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Min Aung Hlaing Hadiri KTT ASEAN, Pemerintah Diminta Protes Soal Krisis Myanmar Jenderal Min Aung Hlaing. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Pemimpin junta militer Myanmar, Jenderal Min Aung Hlaing dipastikan akan hadir dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN di Jakarta pada Sabtu (24/4). Anggota Komisi I DPR Dave Laksono, meminta pemerintah memprotes keras sikap Myanmar di KTT tersebut.

"Iya (memprotes Myanmar) dan ini harus disambut dengan negara-negara lain. Bahkan harus jadi resolusi bersama, karena telah terjadi genoside," katanya lewat pesan, Jumat (23/4).

Menurutnya, pemerintah harus bersikap tegas terhadap Myanmar. Sebab, di rezim Jenderal Min Aung Hlaing terjadi pembunuhan kejam terhadap warganya.

"Semestinya ada sikap tegas dari pemerintah RI. Mengingat mereka adalah junta militer yang dengan kejam membunuhi ratusan warganya," ucapnya.

Selain itu, Dave menilai pemerintah dilema bila menolak kedatangan Jenderal Min Aung Hlaing ke Jakarta. Tapi di sisi lain, pemerintah sama saja mengakui pemerintahan Jenderal Ming Aung bila diterima ke Ibu Kota.

"Karena gini, bila kita menerima kehadiran mereka berarti kita mengakuin keabsahan pemerintah tersebut," katanya.

"Akan tetapi bila kita menolak, kita kehilangan momen untuk secara publik menyatakan kemarahan kita terhadap perlakuan militer Myanmar kpada warganya," tandasnya.

KTT ASEAN akan berlangsung di Jakarta pada Sabtu (24/4). Salah satu agenda yang akan dibahas yaitu krisis Myanmar, yang telah menewaskan lebih dari 700 orang sejak militer melakukan kudeta pada 1 Februari lalu.

Pemimpin junta militer Myanmar, Jenderal Min Aung Hlaing dipastikan akan hadir dalam KTT tersebut. Demikian disampaikan juru bicara militer Myanmar, Zaw Min Tun kepada Nikkei Asia, dilansir Kamis (22/4).

Saat ditanya apakah jenderal senior itu telah berangkat menuju Jakarta, Zaw Min Tun mengatakan “dia pastinya akan pergi”.

Dalam kesempatan itu, Zaw juga membantah laporan yang beredar di media sosial bahwa ada 11 petinggi penting militer yang berada dalam tahanan rumah, menyebut laporan itu hanya kabar burung.

“(Para pejabat) itu sedang sibuk dengan tugas mereka di Naypyidaw (ibu kota negara),” ujarnya.

Sebelumnya pada akhir pekan kemarin, Thailand mengumumkan, Min Aung Hlaing, akan menghadiri KTT ASEAN di Indonesia. Ini merupakan lawatan asing pertamanya sejak memimpin kudeta pada 1 Februari. [ray]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini