Meski sudah pindah tugas, guru penghukum murid jilati WC tetap kena sanksi

Kamis, 15 Maret 2018 13:13 Reporter : Yan Muhardiansyah
Meski sudah pindah tugas, guru penghukum murid jilati WC tetap kena sanksi Guru di Deli Serdang hukum muridnya jilati WC. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten ‎Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara (Sumut), sudah memindahkan guru RM yang menghukum muridnya menjilati WC. Dia juga terancam kena sanksi lain akibat tindakan yang melampaui batas itu.

RM dipindahkan dari Sekolah Dasar Negeri (SDN)‎104302 di Desa Cempedak Lobang, Sei Rampah, tempat dia selama ini mengajar.

"Sudah kami berikan tindakan, yang bersangkutan dipindahtugaskan ke salah satu kecamatan atau UPT di Kabupaten Sergai," ungkap Kepala Dinas Pendidikan Sergei, ‎Joni Walker Manik, Kamis (15/3).

Pemindahan RM dari SDN 104302 itu sudah ditandatangani Joni dan sudah disampaikan kepada para pihak. "Saya sudah mendatangani sanksi itu kemarin agar kegiatan belajar mengajar di sekolah itu normal kembali," sambung Joni.

Seperti diberitakan, MBP, seorang murid kelas IV SD Negeri 104302 Desa Cempedak Lobang, Sei Rampah, Jumat (9/3), dihukum menjilati WC hingga bocah itu muntah.

Hukuman melampaui batas itu diberikan guru RM hanya karena MBP tidak membawa tanah subur atau kompos untuk tanaman bunga di sekolah, seperti yang ditugaskan sang guru. [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini