Meski dilarang, anak-anak tetap ramai nonton hukuman cambuk

Jumat, 3 Oktober 2014 16:48 Reporter : Afif
Meski dilarang, anak-anak tetap ramai nonton hukuman cambuk Eksekusi cambuk 4 penjudi di Aceh. ©2014 merdeka.com/afif

Merdeka.com - Meskipun Wali kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal telah memperingati agar pada saat prosesi hukum cambuk berlangsung tidak ada anak-anak di bawah umur berada di kawasan hukum cambuk. Namun tetap banyak anak-anak bisa menyaksikan acara tersebut dengan bebas.

Pantauan merdeka.com pada saat hukum cambuk yang berlangsung setelah salat Jumat di Masjid Agung Al-Makmur, Lampriet, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, terlihat anak-anak berdiri bebas menyaksikan hukum cambuk tersebut. Baik berada di panggar pembatas yang berjarak 12 meter dari panggung eksekusi cambuk yang beralaskan hambal merah. Ada juga sebagian anak-anak menyaksikan secara bebas dari lantai dua Masjid tersebut yang berbaur dengan orang dewasa.

Sebelum proses eksekusi cambuk dimulai, Wali kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal melalui pengeras suara telah terlebih dahulu meminta kepada orangtua yang membawa anak di bawah umur agar tidak menyaksikan hukum cambuk tersebut. Namun para orang tua yang membawa serta anak-anak mereka yang di bawah umur seperti tidak menggubris peringatan Wali kota. Bahkan saat eksekusi berlangsung, anak di bawah umur bersama orangtua nya bebas menyaksikannya tanpa ada upaya dari petugas Polisi Syariat menghalau atau melarang menyaksikannya.

Padahal petugas Polisi Syariat berjaga-jaga di sekitar arena eksekusi cambuk yang dibantu oleh personel kepolisian. Kendati demikian lokasi perempuan nonton di sebelah kiri panggung dan laki-laki sebelah kanan dan depan panggung.

Menanggapi masih terdapatnya anak-anak di bawah umur menyaksikan hukum cambuk, Wali kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal membenarkan masih terdapat anak-anak. Namun dia mengaku telah berusaha mengingatkan agar anak di bawah umur tidak menyaksikan hukum cambuk.

"Iya benar masih terdapat anak, saya sudah beri tahu persoalan ini, tetapi inilah yang terjadi," jelas Illiza Sa’aduddin Djamal, Jumat (3/10).

Kendati demikian jumlah anak di bawah umur yang menyaksikan hukum cambuk kali ini jauh menurunkan dibandingkan sebelumnya. "Tetapi sudah turun anak-anak yang menonton, kita berharap ke depan semakin ada kesadaran agar orang tua tidak membawa serta anak-anak saat menyaksikan hukum cambuk," tutupnya. [hhw]

Topik berita Terkait:
  1. Aceh
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini