Menyulitkan, Pembelian Kebutuhan Warga Gunakan Aplikasi Diminta Ditinjau Ulang

Sabtu, 2 Juli 2022 14:06 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Menyulitkan, Pembelian Kebutuhan Warga Gunakan Aplikasi Diminta Ditinjau Ulang Pembeli minyak goreng curah wajib pakai KTP. ©2022 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Pemerintah diminta meninjau ulang kebijakan pembelian kebutuhan masyarakat menggunakan aplikasi. Pasalnya, hal ini bakal menyulitkan masyarakat.

Untuk diketahui, untuk pembelian minyak goreng curah, pemerintah mewajibkan menggunakan PeduliLindungi. Begitu pula dengan kebijakan pembelian BBM Pertalite dan Solar menggunakan aplikasi MyPertamina.

"Pemberlakuan aturan ini harus dipikirkan kembali. Minyak goreng adalah komoditas primer yang sangat dibutuhkan masyarakat. Proses distribusinya harus praktis dan memudahkan masyarakat. Jangan malah dipersulit," kata Anggota Komisi IX DPR Fraksk PKS, Netty Prasetiyani, Sabtu (2/7).

Menurut Netty, berdasarkan laporan masyarakat, membeli minyak goreng curah harga subsidi dengan menggunakan NIK atau KTP dan kemudian aplikasi Pedulilindungi, membuat mereka khawatir terjadinya penyalahgunaan data pribadi.

"Publik tentu masih ingat perihal info kebocoran data pribadi melalui aplikasi Pedulilindungi. Jadi banyak yang enggan menggunakan aplikasi tersebut. Jika kemudian menjadi syarat dalam mendapatkan minyak goreng subsidi, tentunya ini membebani masyarakat" katanya.

Netty justru menanyakan fungsi Kartu Sembako Murah yang telah diluncurkan oleh pemerintah. "Selain itu, apa fungsi Kartu Sembako Murah yang diinisiasi pemerintah jika pembelian minyak goreng curah wajib harus menggunakan aplikasi PeduliLindungi? ujarnya.

2 dari 2 halaman

Menyulitkan Masyarakat

Terkait wacana penggunaan aplikasi MyPertamina sebagai syarat mengisi atau membeli bahan bakar, Netty juga melihat akan menyulitkan masyararakat di pelosok yang belum memiliki akses jaringan untuk menggunakan aplikasi di smartphone.

"Penggunaan aplikasi memerlukan koneksi internet yang stabil. Ini akan menyulitkan masyarakat yang tinggal di daerah-daerah” katanya.

Pembelian BBM, tambahnya, harus dapat dijangkau dan diakses masyarakat dengan mudah dan merata. Sehingga tidak terjadi ketimpangan antara penduduk kota dan desa pelosok.

“Pertimbangkan juga efisiensi waktu saat mengantre di pom bensin. Jangan sampai aktivitas scanning aplikasi membuat antrean padat dan panjang," pungkasnya. [noe]

Baca juga:
Pemkab Cianjur Sosialisasikan PeduliLindungi untuk Beli Minyak Goreng, Ini Aturannya
Ibu Rumah Tangga Sudah Tua Kesulitan Pakai Peduli Lindungi untuk Beli Minyak Goreng
Kemenko Marves: Beli Minyak Goreng Pakai PeduliLindungi Bukan untuk Mempersulit
Sanksi Pelanggar Jual-Beli Minyak Goreng Curah Pakai PeduliLindungi Belum Diatur
Beli Minyak Goreng Curah Pakai PeduliLindungi Diharapkan Tidak Jadi Polemik Baru
Kata Masyarakat soal Beli Minyak Goreng Curah Pakai Aplikasi PeduliLindungi

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini