Menwa Atma Jaya dibekukan, pihak kampus enggan melapor ke polisi

Selasa, 27 Oktober 2015 16:24 Reporter : Dede Rosyadi
Menwa Atma Jaya dibekukan, pihak kampus enggan melapor ke polisi Universitas Katolik Atmajaya. ©pmb.atmajaya.ac.id

Merdeka.com - Pascameninggalnya seorang mahasiswa Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Daniel Vicli Pardamean Tambunan (18) Sekretariat Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Resimen Mahasiswa nampak terlihat sepi tidak berpenghuni.

"Pasca meninggalnya Daniel, UKM Menwa sudah dibekukan, tidak tahu sampai kapan dibekukannya," ujar Humas Media Relations Unika Atma Jaya, Lisa Esti Puji, saat ditemui di Kampus Atma Jaya, Jakarta, Selasa (27/10).

Lebih jauh Lisa mengatakan pihak kampus sudah datang ke rumah duka dan mengucapkan belasungkawa langsung kepada pihak keluarga Daniel. "Pihak kampus dari kemarin juga sudah melayat ke rumah korban, dan hari ini Senin (27/10) pun juga ikut memakamkan jenazah Daniel," terangnya.

Lisa juga menjelaskan bahwa pihak kampus juga sudah meminta keterangan terhadap pihak UKM Menwa tersebut.

"Kami sudah memintai keterangan terhadap pihak organisasi Menwa, mulai dari Ketuanya, Wakil, Sekretaris sama Bendahara," ucap Lisa yang juga sebagai dosen Komunikasi di Kampus Atma Jaya ini.

Pihak kampus Atma Jaya sendiri pun saat ini enggan melapor ke aparat kepolisian atas meninggalnya Daniel tersebut. "Soalnya kan dia (Daniel) mahasiswa Atma, jadi ini masih masalah kemahasiswaan, dan pihak kampus juga masih mencari penyebab meninggalnya Daniel," terangnya.

Namun demikian pada tempat terpisah, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol M. Iqbal mengatakan walau pihak dari kampus belum melaporkan peristiwa tersebut ke aparat kepolisian, akan tetapi pihaknya akan tetap memantau tim internal yang dibentuk oleh pihak Atma Jaya yang akan mencari tahu penyebab tewasnya Daniel tersebut.

"Kita intinya akan tetap melakukan pengawasan terhadap tim yang sudah dibentuk oleh pihak kampus Atma Jaya," kata Iqbal, kepada wartawan, Selasa (27/10)

Iqbal menambahkan jika dalam pantauan pihak polisi terhadap tim yang dibuat oleh Atma Jaya ditemukannya kejanggalan yang mengakibatkan tewasnya mahasiswa tersebut, pihak kepolisian nanti akan bertindak secara hukum yang berlaku untuk menangani kasus tersebut.

"Kalo memang adanya ketidakwajaran, maka pihak kami akan turun langsung kesana. Kami sampai saat ini masih akan terus mengawasi dan juga menunggu hasil dari rumah sakit penyebab meninggalnya adik kita (Daniel)," terang Iqbal.

Sebelumnya diketahui, bahwa Mahasiswa Fakultas Hukum tahun ajaran 2015 Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Daniel Vicli Pardamean Tambunan (18) meninggal di rumah sakit Jakarta, yang sebelumnya sempat pingsan dan dibawa ke rumah sakit Siloam, setelah mengikuti kegiatan Resimen Mahasiswa. [bal]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini