Menunggu titik terang kasus kematian Mirna dari Australia

Sabtu, 6 Februari 2016 06:29 Reporter : Faiq Hidayat, Muchlisa Choiriah
Menunggu titik terang kasus kematian Mirna dari Australia jessica mirna. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Edi Darmawan Salihin, ayah mendiang Wayan Mirna Salihin mengaku menyambangi Polda Metro Jaya untuk menanyakan sudah sejauh mana kasus anaknya. Darmawan mengaku mempunyai alat bukti dari Australia.

Dia memastikan menyimpan banyak 'peluru' untuk memastikan anaknya telah dibunuh dengan cara diracun oleh seseorang. Dia berjanji akan membeberkannya di pengadilan nanti.

Tak cuma bukti dari dalam negeri, bahkan Darmawan mencari latar belakang Jessica sampai ke Australia tempat wanita berambut panjang itu menghabiskan waktu selama 8 tahun di sana.

"Saya baru dapat WA, ini adalah satu peluru lagi dari Australia," katanya di akhir acara ILC.

Dia tak membeberkan apa peluru yang diberikan seorang informan dari Australia kepadanya. Namun, kata dia, bila sampai informasi ini bocor ke polisi, sudah tak ada pilihan lain untuk polisi menjatuhkan hukuman mati pada Jessica.

"Ini kalau sampai ke polisi, istilahnya ini bocor, polisi Indonesia akan bunuh Jessica. Maksudnya hukuman mati, Australia enggak kenal hukuman mati, makanya enggak mau, atas koneksi saya, saya dapat beberapa bocoran, nah ini nanti kita buktikan," tegas Darmawan.

Saat disinggung lagi data dari Australia, dia mengaku data yang vital sehingga tidak bisa dipublikasikan. Dia juga enggan memberikan apakah data itu kasus pidana atau perdata.

"Ya lu nanya materi, nanti deh. Oh itu, itu kan rahasia ya, saya kasih lihat dari muka. Nanti sebagai bahan di persidangan. Kira-kita begitu. Kok pidana atau enggak sih, Australia kan enggak kenal hukuman mati dia," kata dia.

Kepolisian Polda (Polda) Metro Jaya juga meminta bantuan kepada Kepolisian Federal Australia (AFP). Permintaan tersebut dilakukan untuk mengetahui lebih jauh hubungan Mirna dan Jessica saat kuliah di Sydney Billy Blue College of Design and Swinburne University of Technology. [did] SELANJUTNYA

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini