Menteri Yohana koordinasi dengan Komnas PA soal anak dihukum mati

Kamis, 19 Maret 2015 19:15 Reporter : Arie Sunaryo
Menteri Yohana koordinasi dengan Komnas PA soal anak dihukum mati Yohana Yambise. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Menteri Pemberdayaan perempuan dan Perlindungan anak (Kemen PP dan PA) Yohana Susana Yembise berjanji akan mendalami masalah hukuman mati terhadap anak di bawah umur. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) guna menentukan langkah terbaik.

Pernyataan Yohana disampaikan menanggapi putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Gunung Sitoli yang memvonis mati seorang terdakwa anak di bawah umur.

"Kami akan berdiskusi dengan Komnas PA untuk menindaklanjuti masalah tersebut. Saya sudah telepon Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait terkait masalah tersebut," ujar Yohana di sela peluncuran buku berjudul 'I am Sujiatmi, Jokowi's Mother' di Istana Mangkunegaran, Solo, Kamis (19/3)..

Sebelumnya PN Gunung Sitoli Pulau Nias, memvonis hukuman mati terhadap anak berusia 16 tahun. Keputusan tersebut dinilai telah melanggar UU Sistem Peradilan Pidana Anak.

"Kasus ini sudah menjadi kasus nasional, saya sudah meminta jajaran saya untuk segera menindaklanjuti. Kami akan lakukan pembicaraan internal dahulu,” terangnya.

Selain kasus tersebut menteri menambahkan, pihaknya juga fokus pada masalah trafficking. Dia mengakui untuk masalah perdagangan manusia, perempuan dan anak juga akan berkoordinasi dengan kementerian terkait.

"Trafficking jadi program yang kami prioritaskan. Kami akan bekerja lintas kementerian," ucapnya. [hhw]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini