Menteri Ristek & PT: Papua segera miliki Sains-Technopark

Selasa, 24 Maret 2015 15:30 Reporter : Arie Sunaryo
M Nasir. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Menteri Ristek dan Pendidikan Tinggi, Mohammad Nasir memastikan, tak lama lagi Papua segera memiliki sains-technopark. Dia menargetkan pembangunannya bisa dimulai tahun ini dan bias beroperasi pada 2017 mendatang.

"Pembangunannya akan kami mulai tahun ini. Tanggal 10 April mendatang saya akan ke Papua untuk meninjau calon lokasinya, dan juga sumber daya manusianya. Kalau semua berjalan lancer, 2017 semoga sudah bisa beroperasi," ujar Nasir di sela kunjungan kerjanya ke kampus ATMI, Solo, Selasa (24/3).

Nasir mengatakan, pembangunan sains-technopark di Papua direncanakan mengambil lokasi di Jayapura. Proyek tersebut merupakan bagian dari program 100 sains-techopark yang dicanangkan Presiden Jokowi. Sains dan teknologi di Papua juga dimaksudkan untuk mempersiapkan sumber daya manusia guna mendukung proses hilirisasi produk inovasi hasil riset ke dunia industri.

"Nantinya setiap daerah akan memiliki kekhususan yang disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan masing-masing. Di Papua akan kami fokuskan pada penguasaan teknologi di bidang pengolahan pangan dan kayu," katanya.

Selain sains-technopark, pihaknya juga berkomitmen untuk memajukan yang sudah ada. Salah satunya adalah Solo Technopark. Pada tahun ini pihaknya menyiapkan anggaran Rp 25 miliar untuk mengembangkan teknologi di Solo Technopark.

Ia menambahkan, peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam rangka mendukung program hilirisasi hasil riset ke dunia industri itu juga akan dilakukan melalui perguruan tinggi. "Kedatangan saya ke ATMI juga dalam rangka mencari model untuk ditularkan ke perguruan tinggi yang lain. Perilaku dan budaya kerja di sini sangat bagus. Itulah yang akan diadopsi untuk diterapkan di tempat lain," pungkasnya. [hhw]

Topik berita Terkait:
  1. Papua
  2. Menristek
  3. Surakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini