Menteri LHK Sebut 736.589 Hektare Hutan Riau Dilepas untuk Rakyat

Senin, 1 April 2019 08:31 Reporter : Abdullah Sani
Menteri LHK Sebut 736.589 Hektare Hutan Riau Dilepas untuk Rakyat Menteri Siti Nurbaya Bakar di Makassar. ©2018 Merdeka.com/Salviah Ika Padmasari

Merdeka.com - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Siti Nurbaya mengatakan, pemerintah telah melepaskan kawasan hutan seluas 736.589 hektare di Riau untuk rakyat. Pelepasan kawasan hutan ini merupakan solusi konflik agraria, dan bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat di sekitar hutan.

"Saya ini pembantu Presiden jadi saksi, setelah beliau dari lapangan langsung perintahkan menteri-menterinya laksanakan hal-hal yang ditemui di lapangan untuk kepentingan rakyat. Begitu cintanya beliau pada rakyat, bukan omong kosong," ucap Siti saat orasi di kampanye Capres Cawapres Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin, Kabupaten Siak, Riau, Sabtu kemarin.

Dalam kesempatan tersebut, Siti Nurbaya menjadi juru kampanye pada kampanye terbuka Capres-Cawapres Jokowi-Ma'ruf Amin.

Menurut Siti, Jokowi memintanya agar desa-desa di kawasan hutan maupun konsesi tidak boleh terisolir, harus segera dibangun jalan, infrastruktur pendidikan, kesehatan dan listrik.

"Kalau ada permukiman di kawasan hutan, perintah Pak Jokowi, harus selesaikan untuk kepentingan rakyat," lanjutnya.

Di tempat sama, Gubernur Riau Syamsuar mengatakan, jika Jokowi tidak menang dalam Pilpres 2019, maka pembangunan di Indonesia yang sedang berjalan akan mangkrak. Maka dari itu, kata Syamsuar, rakyat mesti memilih Jokowi untuk menjadi presiden yang kedua kalinya.

Sebab, selama kepemimpinan Jokowi, banyak pembangunan yang dilakukan bahkan sampai pelosok desa. "Itu semuanya adalah adanya dana desa, adanya pembangunan infrastruktur baik melalui DAK ataupun tidak," kata Syamsuar.

Syamsuar mengatakan, perhatian Jokowi terhadap Riau besar. Terbukti dengan adanya program asuransi bagi nelayan, petani dan juga peternak. "Sejak pemerintahan Jokowi, nelayan, petani dan peternak sapi dapat asuransi. Nelayan dijamin keselamatan saat melaut, petani dan peternak dijamin kerugiannya. Makanya petani atau nelayan tak perlu takut rugi lagi, karena ada asuransinya," lanjutnya. [cob]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini