Mensos Laporkan Kemungkinan Erupsi Gunung Semeru Susulan ke Wapres

Minggu, 5 Desember 2021 19:21 Reporter : Merdeka
Mensos Laporkan Kemungkinan Erupsi Gunung Semeru Susulan ke Wapres Basarnas dan TNI Sisir Lokasi Terdampak Erupsi Semeru. ©2021 AFP/Juni Kriswanto

Merdeka.com - Wakil Presiden Ma’ruf Amin menelepon Menteri Sosial Tri Rismaharini, Gubernur Jawa Timur Khofifah untuk memantau perkembangan terkini peristiwa guguran awan panas Gunung Semeru, Minggu (5/12).

Kepada Mensos, Ma’rfu meminta Kementerian Sosial terus mengawal proses evakuasi masyarakat dan memenuhi kebutuhan korban terdampak guguran awan panas.

“Tolong ya Bu, semua hal terkait akomodasi pengungsian, dan konsumsi untuk disiapkan,” katanya sebelum mengakhiri kunjungan kerjanya di Provinsi Bali, Minggu (5/12).

Risma lantas melaporkan telah menyiapkan kebutuhan pengungsi. Namun Kemensos juga mempersiapkan kemungkinan adanya erupsi susulan.

“Sejak semalam sudah disiapkan Bapak. Hanya terkait masalah gunung, memang masih ada kemungkinan akan ada erupsi lagi, namun belum tahu akan lebih besar, lebih kecil, atau sama. Karena harus dilihat kondisi di gunungnya sendiri,” ungkap Risma.

Di saat yang sama, Bupati Lumajang Thoriqul Haq memberikan informasi terkini di wilayahnya. Bahkan ada sungai yang telah tertutup awan panas.

"Sementara posisi awan panas itu hari ini medannya agak sulit, karena ada beberapa jalur yang sebelumnya pemukiman (tenggelam) karena luapan sungai," lapornya.

"Jadi, sungai yang dalam itu, sekarang rata dengan persawahan. Sekarang sudah tidak ada sungai," imbuh Thoriq.

Adapun masyarakat di sekitar sungai, kata Thoriq, sebagian besar sudah terevakuasi ketika terjadi luncuran awan panas.

"Tapi ada masyarakat yang kerja di tambang pasir, yang masih ada di sawah, itu mungkin karena keterlambatan evakuasi, jadi tidak bisa terselamatkan," ujarnya menyayangkan.

Mendengar hal ini, Ma’ruf pun meminta agar Thoriq terus melakukan upaya penyelamatan.

"Diantisipasi semua ini ya, Pak Bupati, penyelamatan-penyelamatan yang lain," perintahnya.

Terkait putusnya jembatan, Wapres memerintahkan Thoriq untuk berkoordinasi dengan Panglima TNI agar mengerahkan pasukan dari korps Zeni TNI Angkatan Darat.

"Supaya itu koordinasikan dengan Panglima TNI untuk mengerahkan pasukan dari korps Zeni TNI AD. Itu biasanya (terkait) jembatan tugas mereka," kata Wapres.

Sebelumnya, Wapres lebih dulu menghubungi Gubernur Jatim Khofifah Parawangsa agar berkoordinasi dengan Mensos dan BNPB.

“Tolong dikoordinasikan semua Bu Gubernur supaya pengungsi tertangani dengan baik. Berkoordinasi dengan Menteri terkait, Panglima TNI, dan BNPB, juga Bupati supaya semua bisa diatasi,” pinta Wapres.

Reporter: Delvira Hutabarat/Liputan6.com [fik]

Baca juga:
Update Korban Erupsi Gunung Semeru: 14 Meninggal dan 56 Orang Luka
Rumah Hancur Akibat Erupsi Semeru, Warga Diberi Dana Tunggu Hunian Hingga 6 Bulan
Kawal Penanganan Erupsi Gunung Semeru, Khofifah Berkantor di Lumajang
PVMBG Sudah Kirim Peringatan Dini Dua Hari Sebelum Gunung Semeru Erupsi
Korban Erupsi Semeru: 56 Orang Luka, 5.205 Jiwa Terdampak, 1.300 Orang Mengungsi
Gunung Semeru Erupsi, Pasokan BBM dan LPG di Lumajang Dipastikan Aman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini