Mensos Jadi Tersangka, Kemensos Pastikan Penyaluran Bansos Tetap Berjalan Normal

Minggu, 6 Desember 2020 12:56 Reporter : Ahda Bayhaqi
Mensos Jadi Tersangka, Kemensos Pastikan Penyaluran Bansos Tetap Berjalan Normal Pengemasan Paket Bantuan Sosial. ©2020 Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Kementerian Sosial memastikan program bantuan sosial tetap berjalan normal untuk disalurkan ke masyarakat. Kendati, KPK mengungkap dugaan korupsi dana bansos yang melibatkan Menteri Sosial Juliari P Batubara.

Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial (Kemensos) Hartono Laras mengatakan, pihaknya akan menyelesaikan program, baik reguler dan khusus sampai 2020 berakhir. Serta, akan mempersiapkan program tahun 2021 yang akan mulai disalurkan pada Januari mendatang. Termasuk di dalamnya program bantuan sosial.

"Kita kan sudah 97,2 persen menyelesaikan dan kita akan persiapkan untuk tahun 2021. Karena sistem kan terus berjalan sambil tentu kami menunggu arahan lebih lanjut dari pimpinan yang akan ditetapkan," ujar Hartono saat konferensi pers, Minggu (6/12).

Atas kasus korupsi ini, tidak mengganggu penyaluran bantuan sosial ke masyarakat. Dari segi anggaran, Kemensos sudah merealisasikan 97,2 persen dari anggaran 134 triliun per 6 Desember 2020. Untuk perlindungan sosial juga sudah terealisasi 98 persen dari 128,78 triliun.

Namun, Kementerian Sosial terpukul atas kasus korupsi bantuan sosial di tengah upaya menghadapi pandemi Covid-19. Selama kurang lebih sembilan bulan Kemensos beserta jajaran menyalurkan bantuan sosial di tengah masyarakat yang terdampak pandemi.

Hartono mengatakan, sudah sejak awal Kemensos meminta pengawasan dari Inspektorat Jenderal Kemensos, BPKP hingga aparat penegak hukum,.

"Karena kami mengelola anggaran di tahun 2020 ini sangat besar, oleh karena itu kami bekerja sama," ucap Hartono.

Ia mengatakan, Kementerian Sosial siap membantu KPK memberikan akses informasi yang diperlukan.

"Kita ikuti saja proses hukum. Kita berjalan, program jalan, proses hukum jalan. Kita mendukung untuk memberikan akses informasi yang diperlukan dalam proses hukum tersebut," kata dia. [ray]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini