Menpora Yakin Atlet PON XX Papua Tidak Tertular Covid-19 dari Masyarakat

Jumat, 8 Oktober 2021 16:32 Reporter : Yan Muhardiansyah
Menpora Yakin Atlet PON XX Papua Tidak Tertular Covid-19 dari Masyarakat Menpora Zainudin Amali meninjau arena dayung di Teluk Youtefa, Kota Jayapura, Jumat (8/10). ©ANTARA/Asep Firmansyah

Merdeka.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali yakin atlet yang terpapar Covid-19 saat penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua tidak tertular warga setempat. Alasannya, jarak antara penonton dengan altet cukup jauh dan pergerakan kontingen dibatasi dengan sistem bubble.

"Saya melihat di berbagai venue, termasuk yang sekarang di dayung, posisi penonton jauh dari akses para atlet, jika ada yang atlet yang terpapar diyakini bukan dari masyarakat," ujar Zainudin saat meninjau perlombaan dayung di Teluk Youtefa, Kota Jayapura, Jumat (8/10).

Dalam peninjauannya, posisi penonton sudah tepat jauh dari akses para atlet. Tribun penonton dan tenda atlet pun terpisah cukup jauh. Interaksi langsung antara atlet dan masyarakat sangat minim.

Penerapan protokol kesehatan di arena dayung pun dilakukan secara ketat. Sejak masuk pintu gerbang, masyarakat yang tidak memakai masker dilarang memasuki arena.

Mereka yang memakai masker medis satu lapis juga diberikan masker kain tambahan secara cuma-Cuma. Langkah itu demi mempertebal penerapan protokol kesehatan (prokes) dan meminimalisasi klaster penularan.

Selain penggunaan masker, area cuci tangan, dan jarak penonton yang jauh, PON XX Papua juga menerapkan sistem bubble. Pergerakan atlet ketika akan bertanding hanya dari penginapan ke venue, demikian sebaliknya usai bertanding hanya dari venue menuju ke penginapan.

"Di sini diterapkan sistem bubble, pergerakan atlet tidak bertemu masyarakat, hanya dari penginapan ke venue. Kalau ada yang terkena kemungkinan sesama mereka, barangkali sedang kondisi lelah, turun, dan ada virus, terus diadakan penelusuran dan sekali lagi recovery atlet akan cepat," kata dia seperti dilansir Antara.

Terkait atlet dan ofisial yang terpapar Covid-19, Menpora mengaku terus memantau dan mengoordinasikannya dengan pihak terkait, seperti Satgas Covid-19 setempat dan tenaga kesehatan untuk terus mengadakan penelusuran.

"Saya terus memantau dan mengoordinasikan untuk memastikan langkah-langkah yang diambil, termasuk tracing di semua tempat. Mereka ini rata-rata tanpa gejala namun saya mendapat laporan bahwa CT-nya juga di atas, ada yang 37, akan cepat pulih," kata dia.

Zainudin meyakini pemulihan para atlet biasanya berlangsung cepat, apalagi ditunjang kesigapan seluruh panitia dalam menangani hal ini. "Pengalaman di beberapa multievent, bila ada yang terpapar, recovery atlet akan cepat, biasanya empat sampai lima hari sudah pulih," ucap dia. [yan]

Baca juga:
Pemerintah Gencarkan Vaksinasi Covid-19 Selama Pertandingan PON XX Papua
Satgas Pastikan Kasus Covid-19 di PON XX Ditangani Profesional
Satgas: Kasus Covid-19 di PON XX Bertambah 7, Total Jadi 57
Kasus positif Covid-19 di PON Papua Bertambah Menjadi 57, Semua Tanpa Gejala
Satgas Covid-19 Papua Akui saat Pembukaan PON XX Prokes Agak Longgar
Terpapar Covid-19, 2 Atlet Taekwondo Jatim Dikarantina Sebelum Pulang

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini