Menpora Rapat Prosedur Pengamanan Sepak Bola, Manajer Arema dan Persebaya Satu Meja

Kamis, 6 Oktober 2022 15:09 Reporter : Bachtiarudin Alam
Menpora Rapat Prosedur Pengamanan Sepak Bola, Manajer Arema dan Persebaya Satu Meja Menpora pimpin rapat evaluasi undang manajer Arema dan Persebaya. ©2022 Merdeka.com/Bachtiarudin Alam

Merdeka.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menggelar rapat koordinasi terkait Evaluasi dan Perbaikan Prosedur Pengamanan Penyelenggaraan Sepakbola Indonesia.

Pantauan merdeka.com, rapat yang digelar di Gedung Kemenpora, Jakarta Pusat juga dihadiri sejumlah kementerian/lembaga, hingga perwakilan sejumlah klub sepak bola. Tampak pula manajer klub Arema Fc dan Persebaya yang duduk bersebalahan. Ali Fikri selaku Manajer Arema FC dan Manajer Persebaya, Yahya Alkatiri duduk dalam satu baris meja di bagian depan.

Selain klub Arema dan Persebaya, adapula perwakilan klub seperti Persija, Borneo FC, PSM Makassar, Persis Solo, dan klub lainnya. Sedangkan untuk unsur perwakilan dari unsur pemerintahan, dihadiri Kemenkes, Kemendagri, Polri (diwakili Wadankor Brimob), BNPB, dan PSSI.

2 dari 3 halaman

Sebelum memimpin rapat evaluasi, Zainudin sempat terlihat menyapa sejumlah perwakilan perwakilan kementerian/lembaga, serta sejumlah perwakilan klub yang hadir dalam rapat evaluasi kali ini.

Rapat kali ini berlangsung secara tertutup untuk selanjutnya hasil Evaluasi dan Perbaikan Prosedur Pengamanan Penyelenggaraan Sepakbola Indonesia akan disampaikan setelah rapat.

Sebelumnya, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali memastikan Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) yang dipimpin Menkopolhukam Mahfud MD akan berpihak kepada korban tragedi Kanjuruhan. TGIPF menggelar rapat pertama untuk mulai menyelidiki akar masalah tragedi Kanjuruhan.

"Tim ini akan bekerja dengan berpihak kepada korban. Kami tidak akan sepihak," kata Zainudin Amali usai mengunjungi korban luka tragedi Kanjuruhan di Rumah Sakit Dr. Saiful Anwar, Kota Malang dilansir Antara, Selasa (4/10).

3 dari 3 halaman

Tugas TGIPF, lanjut dia, untuk mengusut tragedi yang mengakibatkan 125 orang meninggal dunia pascapertandingan Liga 1 antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya tersebut.

Dalam TGIPF, Menpora menempati posisi wakil ketua. Dia menegaskan tidak bisa menggandeng pendukung Arema atau Aremania sebagai bagian dari TGIPF.

"Tim Pencari Fakta adalah independen. Aremania adalah bagian (tragedi Kanjuruhan). Anggota TGIPF harus independen tidak terafiliasi dengan mana pun," ujar dia.

TGIPF ini rencananya bakal melakukan rapat pada Selasa malam. Rapat pertama ini untuk menyusun kerangka kerja.

"Sesuai arahan Bapak Presiden, TGIPF harus bekerja cepat. Kami akan kerja cepat dengan teliti. Nanti malam rapat pertama," kata Zainudin.

Baca juga:
Suami Pemain Bola, Okie Agustina Beberkan Traumanya Imbas Tragedi Kanjuruhan
Jenguk Korban Tragedi Kanjuruhan, Kasad Beri Santunan dan Doakan Lekas Sehat
Update Data Korban Luka Tragedi Kanjuruhan yang masih Dirawat di Rumah Sakit
Jokowi Teken Keppres TGIPF Kanjuruhan, Ini Tugas dan Kewenangannya
Cerita Remaja Asal NTT Bersama Tunangannya Meninggal dalam Tragedi Kanjuruhan

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini