MenPAN-RB ingin paspor bisa dibikin di Mal Pelayanan Publik Banyuwangi

Senin, 6 Agustus 2018 16:03 Reporter : Endang Saputra
MenPAN-RB ingin paspor bisa dibikin di Mal Pelayanan Publik Banyuwangi MenPAN-RB Asman Abnur. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Asman Abnur mengunjungi Mal Pelayanan Publik (MPP) di Kabupaten Banyuwangi, Senin (6/8).

Saat tiba di MPP pertama yang didirikan pemerintah kabupaten di Indonesia itu, Menpan-RB berkeliling ke meja-meja pelayanan dan menyapa sejumlah warga. Asman mengecek berbagai layanan, mulai layanan kependudukan, beragam izin, hingga layanan kepolisian dan Kementerian Agama yang menyatu di mal tersebut. Total ada 173 dokumen/perizinan yang dilayani di mal yang resmi beroperasi 6 Oktober 2017 itu.

"Baru satu tahun lalu ke sini, sudah banyak perubahan lagi di Banyuwangi. Mulai dari terminal bandaranya yang baru hingga Mal Pelayanan Publik-nya. Tahun 2017 lalu, Bupati Banyuwangi Azwar Anas saya ajak ke Azerbaijan untuk melihat salah satu publik service hall terbaik dunia di sana. Pulang dari sana, tidak sampai sepuluh hari Banyuwangi langsung membuat yang serupa dan meresmikannya," kata Asman.

Asman melakukan kunjungan kerja di Banyuwangi bersama Wakil Jaksa Agung Arminsyah, Sekretaris Mahkamah Agung Achmad Setyo Pudjoharsoyo, Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM Bambang Rantam Sariwanto, dan Asisten Perencanaan dan Anggaran Polri Irjen Gatot Eddy. Saat di Banyuwangi, Asman bersama rombongan juga meninjau pelayanan di Pengadilan Negeri dan Polres Banyuwangi.

©2018 Merdeka.com

Dalam kesempatan itu, Asman meminta agar MPP terus ditingkatkan layanannya, termasuk dengan layanan pengadilan dan pengurusan paspor dari Kantor Imigrasi.

"Ini sudah sangat baik. Tapi tidak boleh berhenti. Harus terus dilengkapi. Seperti sidang kecil untuk tilang, layanan kejaksaan, perlu ada di sini. Imigrasi juga kita minta buka pembuatan paspor. Saya langsung sampaikan ke Sekretaris Kemenkumham," kata dia.

Menurut Asman, apa yang dilakukan Banyuwangi seiring dengan semangat reformasi birokrasi yang diinginkan oleh pemerintah pusat. Selain menghadirkan hospitality, birokrasi juga harus inovatif dan mengutamakan terobosan untuk mendorong pelayanan menjadi lebih baik.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas berterima kasih kepada Kemenpan-RB yang terus mendukung peningkatan pelayanan publik di Banyuwangi. Termasuk mendorong integrasi pembuatan paspor, pelayanan sidang pengadilan, dan pelayanan kejaksaan ke MPP.

"Pekan lalu, kami baru menyampaikan ke Presiden Jokowi, memberi usulan agar berbagai layanan instansi vertikal bisa disatukan di daerah yang sudah memiliki mal pelayanan publik. Hari ini Menpan-RB datang bersama Sesmenkumham dan langsung minta segera ditindaklanjuti. Ini menambah semangat bagi daerah untuk terus berinovasi karena pemerintah pusat selalu mendukung inovasi-inovasi daerah," katanya. [end]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini