Menlu Retno tak boleh masuk Palestina, Ketua DPR ajak lawan Israel

Senin, 14 Maret 2016 11:51 Reporter : Dieqy Hasbi Widhana
Menlu Retno tak boleh masuk Palestina, Ketua DPR ajak lawan Israel Konsul Kehormatan RI di Palestina Maha Abu Shusheh. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi melantik Konsul Kehormatan Republik Indonesia untuk Palestina di KBRI Ibu Kota Amman, Yordania, Minggu (13/3) sore waktu setempat. Awalnya Menlu berencana terbang langsung ke Kota Ramallah, Tepi Barat, demi melantik sosok Maha Abu-Shusheh, wanita tokoh masyarakat Palestina yang telah resmi menjadi perwakilan diplomatik RI.

Namun, beberapa jam sebelum helikopter berangkat, Israel yang menguasai jalur udara antara Yordania-Israel tidak menerbitkan izin melintas (over flight) bagi rombongan pemerintah RI maupun Angkatan Udara Yordania yang sedianya mengawal Menlu Retno.

Ketua DPR Ade Komarudin geram menanggapi penolakan Israel. Akom, nama akrab Ade Komarudin, menyerukan perlawanan.

‎"Saya kira perlu dilakukan perlawanan. Israel ini orang-orang dilahirkan sesuai pesan kitab sucinya untuk seperti dilakukan sekarang ini. Saya kita perlu dilakukan perlawanan untuk Palestina, tentu lewat diplomasi internasional," kata Akom di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (14/3).

Politisi Partai Golkar ini menegaskan, sikap Indonesia mendukung kemerdekaan palestina dan memboikot produk Israel sudah benar. Dia sepakat agar Palestina bisa merdeka.

"Kita jelas politik kita bagaimana telah melakukan, memilih mencintai perdamaian suatu negara. Kalau Israel keberatan kan tidak aneh. Ya tidak apa-apa. Apa urusan kita sama Israel?" ujarnya. [noe]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini