Menkumham Akui Sejak 1972 Lapas Tangerang Tak Melakukan Perbaikan Instalansi Listrik

Rabu, 8 September 2021 12:43 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Menkumham Akui Sejak 1972 Lapas Tangerang Tak Melakukan Perbaikan Instalansi Listrik Menkumham dan Wamenkumham Tinjau Lapas Kelas 1 Tangerang. ©2021 Dok Kemenkuham

Merdeka.com - Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly mengatakan Lapas Kelas 1 Tangerang tersebut sejak dibangun pada 1972 atau 42 tahun pihaknya tidak memperbaiki instalasi. Walaupun ada penambahan daya tetapi instalasi tidak dilakukan penambahan.

"Kondisi lapas kelas I Tangerang ini dibangun 1972. Jadi sudah 42 tahun, sejak itu kita tidak memperbaiki instalasi listriknya. Ada penambahan daya tetapi instalasi listiriknya tetap," kata Yasonna dalam konferensi pers, Rabu(8/9).

Tidak hanya itu dia juga menjelaskan Lapas Tangerang tersebut mengalami over kapasitas yaitu 400% dengan total penghuni 2.072 orang.

"Yang terbakar ini blok C dua, model paviliun, ada beberapa kamar-kamar yang terkunci," ungkapnya.

Sementara itu Yasonna memastikan pihaknya akan bekerja sama dengan kepolisian yang menyelidiki penyebab kebakaran.

"Data yang saya peroleh menyebutkan ada 41 orang yang meninggal akibat kebakaran ini. Salah satu korban meninggal adalah warga binaan kasus terorisme, satu pembunuhan, sementara lainnya narkoba. Dua di antara korban meninggal merupakan warga negara asing dari Afrika Selatan dan Portugal," tuturnya.

"Tentu saja kami akan bekerja sama dengan semua pihak terkait untuk menyelidiki sebab-sebab kebakaran dan tentu saja memformulasikan strategi pencegahan agar musibah berat seperti ini tidak terjadi lagi," tambahnya.

Sebagaimana diketahui, kebakaran terjadi di Lapas Kelas I Tangerang, Banten, pada Rabu dinihari. Kebakaran ini mengakibatkan sekitar 41 orang meninggal dunia dan sejumlah lagi mengalami luka. Korban luka sudah dibawa ke RSUD Tangerang untuk menjalani pengobatan. [ded]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini