Menkum HAM dorong produk potensi dalam negeri didaftarkan HAKI

Kamis, 26 April 2018 12:07 Reporter : Merdeka
Menkum HAM dorong produk potensi dalam negeri didaftarkan HAKI Menkum HAM di acara HAKI. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Menjaga Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) bagi perkembangan bangsa Indonesia dinilai sangat penting. Apalagi, jika melihat kemajuan global saat ini berbasis pada pengetahuan dan invoasi, yang menjadi sumber pertumbuhan ekonomi dunia.

"Indonesia menjadi negara yang mendukung kemajuan perkembangan inovasi teknologi sebagai sarana mempermudah kehidupan manusia," kata Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly dalam Acara Intellectual Property Expo 2018, di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Kamis (26/4).

Yasona bercerita, Indonesia adalah negara dengan beragam produk dengan keistemewaan tersendiri di tiap geografisnya. Seperti, Beras Raja Uncak, Kopi Lintong, dan Kopi Arabica Flores Manggarai.

"Oleh karena semakin banyaknya produk potensi kita di tiap sisi geografis, maka saya mendorong agar produk terkait bisa didaftarkan sebagai (HAKI)," jelas dia

Menurut data Dirjen Kekayaan Intelektual Kemenkumham, baru 65 produk indikasi geografis yang terdaftar di Indonesia. Seperti, kopi, teh, beras, madu, ubi, lada, pala, dan gula.

Demi mendorong lebih banyak lagi produk terdaftar, Dirjen Kekayaan Intelektual Kemenkumham menggagas sebuah layanan daring bernama e-Casaka.

"Layanan ini dimaksud untuk melayani para pemilik HAKI untuk bisa mendapatkan perlindungan terhadap hasil cipta karsa dan karya mereka," Yasonna menandasi.

Reporter: Muhammad Radityo

Sumber: Liputan6.com [lia]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini