Menko Tedjo: Selama belum ada pelantikan, Sutarman masih Kapolri

Jumat, 16 Januari 2015 17:17 Reporter : Muhammad Sholeh
Menko Tedjo: Selama belum ada pelantikan, Sutarman masih Kapolri Tedjo Edhy Purdijatno. ©2014 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Tedjo Edhy Purdijatno bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Kompleks Istana Kepresidenan. Salah satu yang dibahas mengenai Komjen Budi Gunawan yang sudah disetujui oleh DPR untuk menjadi Kapolri.

Usai bertemu Jokowi, Menteri Tedjo menyampaikan pernyataan yang berbeda soal status Jenderal Sutarman.

"Belum belum. Selama belum diserahterimakan belum selesai. Sebelum dilantik, jadi begini biasanya seperti di TNI juga sebelum ada pelantikan yang lama masih aktif sampai nanti ada pelantikan dan serah terima," jelas Tedjo kepada wartawan usai bertemu dengan Jokowi, Jakarta, Jumat (16/1).

Menurut Tedjo, surat dari DPR tentang persetujuan Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri masih berada di Sekretaris Negara (Setneg). Dia mengaku, belum ada pembahasan pelantikan Budi Gunawan sebagai Kapolri antara dirinya dengan Presiden Jokowi.

"Belum kita bicarakan, nantilah sabar lah," tegasnya.

Selanjutnya, Tedjo menegaskan, Jenderal Sutarman masih tetap sebagai Kapolri sebelum ada pelantikan. Dia belum mendengar bila sudah ada Plt Kapolri.

"Selama ini belum ada apa-apa ya masih lah Pak Tarman," tandasnya.


Diketahui, sebelum bertemu dengan Presiden Jokowi, Tedjo menyebutkan Jenderal Sutarman sudah non-aktif dari jabatannya sebagai Kapolri. Penonaktifan ini terjadi setelah Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) meloloskan Komisaris Jenderal Pol Budi Gunawan sebagai penggantinya.

"Otomatis kalau sudah terbentuk (Kapolri) yang baru, yang lama kan non-aktif, kan begitu," ujar Tedjo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (16/1). [eko]

Baca juga:
Ramai-ramai isu pergantian Kapolri, ini kata Menko Polhukam
Lapor LHKPN ke KPK, Menteri Tedjo ngaku punya harta Rp 7,5 M
Naikkan marwah bangsa, TNI kuatkan pengamanan Laut China Selatan
Menko Tedjo sebut penyanderaan di Sydney bisa terjadi di RI
Kasus di Paniai, Menko Polhukam selidiki keterlibatan TNI-Polri
Tedjo Edhy Purdijatno

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini