Menko PMK: Presiden Minta Ada Sanksi untuk Pelanggar Protokol Kesehatan

Senin, 13 Juli 2020 12:54 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Menko PMK: Presiden Minta Ada Sanksi untuk Pelanggar Protokol Kesehatan jokowi. ©2020 Merdeka.com/intan umbari prihatin

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyoroti tingkat kesadaran masyarakat akan protokol kesehatan masih kurang di tengah pandemi Covid-19. Sebab itu selain sosialisasi serta edukasi, Mantan Wali Kota Solo tersebut meminta untuk adanya sanksi tegas bagi para pelanggar.

"Karena itu tadi Presiden memberi arahan kemungkinan akan dipertegas di samping sosialisasi dan edukasi, adanya sanksi untuk pelanggaran atas protokol kesehatan," kata Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (13/7).

Muhadjir pun belum merinci terkait aturan tersebut. Nantinya kata dia,kementerian atau lembaga terkait akan membahasnya.

"Sedangkan gimana legal standingnya masih akan dibahas lebih lanjut oleh pihak K/L terkait," kata Muhadjir.

Dia juga meminta agar para tokoh agama, ilmuan, serta perguruan tinggi untuk bisa terlibat memberikan edukasi. Serta kata dia mengingatkan dengan simbol-simbol yang dapat dipahami masyarakat.

"Intinya presiden melihat himbauan sosialisasi, dipandang belum cukup tanpa ada sanksi yang tegas terhadap pelanggaran terutama yang melanggar protokol kesehatan," ungkap Muhadjir. [ded]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini