Menko PMK Kenang Sosok Achmad Yurianto: Pekerja Keras dan Selalu Ceria

Minggu, 22 Mei 2022 12:32 Reporter : Ahda Bayhaqi
Menko PMK Kenang Sosok Achmad Yurianto: Pekerja Keras dan Selalu Ceria Achmad Yurianto. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyampaikan turut berbelasungkawa atas wafatnya mantan Juru Bicara Satgas Covid-19 Achmad Yurianto. Muhadjir membagi kenangan bersama almarhum yang akrab disapa Yuri.

Menko Muhadjir mengaku telah mengenal Yuri sejak menjabat sebagai Juru Bicara Satgas Covid-19. Hubungan itu berlanjut sampai Yuri menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan yang merupakan badan di bawah koordinasi Kemenko PMK.

Muhadjir melihat Yuri dengan sosok dokter yang cerdas, tegas, dan pekerja keras. Juga lugas menyampaikan pandangannya. Maka itu, Muhadjir tidak heran Yuri dipilih sebagai Juru Bicara Satgas Covid-19.

"Beliau memiliki background akademik yang cukup bagus. Kemudian tentu saja karena militernya orangnya tegas, kalau menyampaikan pandangannya sangat tangkas karena itu dipercaya sebagai Jubir Covid-19. Menurut saya beliau seorang yang pekerja keras," ujar Muhadjir di Malang, Jawa Timur, dikutip dari siaran pers, Minggu (22/5).

Muhadjir menceritakan pertemuan terakhir dengan Yuri saat acara peluncuran Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diadakan di Kantor Kemenko PMK pada bulan Februari silam.

"Waktu itu sekitar 2 bulan lalu saya undang ke kantor. Waktu launching Inpres tentang Jaminan Sosial Kesehatan. Saya masih sempat ngobrol," katanya.

Muhadjir merasa kehilangan Yuri. Menurutnya, almarhum selalu ceria dan tidak menunjukkan adanya penyakit yang parah.

"Saya benar-benar kehilangan. Almarhum adalah sosok pekerja keras. Saya selama ini tidak tahu kalau beliau mengidap penyakit. Karena tanda-tandanya. Beliau selalu periang. Artinya tidak ada tanda-tanda gelisah atau sakit," pungkasnya.

2 dari 2 halaman

Berkontribusi Nyata

Kantor Staf Presiden (KSP) juga menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Achmad Yurianto. Deputi IV KSP Juri Ardiantoro mengenal almarhum Achmad Yurianto sebagai pribadi pemberani dan cerdas.

Menurut Juri, mantan Staf Ahli Menteri Kesehatan Bidang Teknologi Kesehatan dan Globalisasi tersebut salah satu pioneer keterbukaan informasi soal perkembangan Covid-19 di awal 2020.

"Dua tahun lalu tidak banyak masyarakat yang peduli akan prokes. Almarhumlah yang tidak bosan selalu mengingatkan untuk menjaga kesehatan dan menggunakan masker. Dan New normal yang kita jalani hari ini adalah wujud jasa besar Pak Yuri," kata Juri dalam keterangannya, Minggu (22/5).

Senada dengan Juri, Tenaga Ahli Utama KSP Abraham Wirotomo menilai, Achmad Yurianto adalah sosok kesatria yang mendedikasikan dirinya dalam menghadapi badai pandemi Covid-19.

“Kita kehilangan sosok kesatria yang pernah mendedikasikan seluruh pikiran, waktu, dan tenaga, untuk setiap sore menuntun masyarakat Indonesia menghadapi badai pandemi Covid-19," kata Abraham.

Abraham menceritakan pengalamannya saat awal-awal berinteraksi dengan Yurianto. Menurutnya, Mantan Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2P) Kementerian Kesehatan tersebut sosok yang tegas.

"Beliau bisa dibilang sosok yang bagaikan mercusuar di tengah badai ombak," ujar dia.

Abraham juga menegaskan, kemampuan Achmad Yurianto dalam menjelaskan situasi Covid-19 secara akurat dan tenang, merupakan salah satu kontribusi nyata bagi Indonesia dalam menghadapi pandemi Covid-19.

"Dengan peran beliau, kita bisa melewati pandemi Covid-19 tanpa kerusuhan atau kepanikan berlebih," pungkas Abraham.

Reporter: Delvira Hutabarat [gil]

Baca juga:
Jenazah Achmad Yurianto Dimakamkan Secara Militer di TPU Dadaprejo Batu
Dikenal Humoris, Ini Sosok Achmad Yurianto di Mata sang Kakak
Jenazah Mantan Jubir Penanganan Covid-19 Dimakamkan di Kota Batu
Terawan Sebut Achmad Yurianto Prajurit Gigih dan Pantas Diteladani
Ketua Dewan Pengawas Achmad Yurianto Tutup Usia, BPJS Kesehatan Sampaikan Ucapan Duka
Suasana Rumah Duka Achmad Yurianto, Keluarga Mengaji dan Pelayat Berdatangan
Mengenang Achmad Yurianto, Dokter Militer yang Jadi Jubir Pertama Penanganan Covid-19

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini