Menko PMK Kecewa Atlet Tak Diikutkan SEA Games karena Isu Keperawanan

Senin, 2 Desember 2019 08:05 Reporter : Darmadi Sasongko
Menko PMK Kecewa Atlet Tak Diikutkan SEA Games karena Isu Keperawanan Muhadjir Effendy. ©2019 Merdeka.com/Darmadi Sasongko

Merdeka.com - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy menanggapi kasus Shalfa Avrilla Siani yang gagal mengikuti SEA Games 2019 di Filipina. Atlet senam asal Kediri itu dipulangkan paksa oleh tim pelatihan karena dituduh sudah tidak perawan. Ayu Kurniawati, orangtua Shalfa Avrilla Siani memeriksakan putrinya ke Rumah Sakit Bhayangkara dan tuduhan itu tidak terbukti.

Kemenpora pun telah membantah soal tudingan itu. Sesmenpora Gatot S Dewa Broto menuturkan, persoalan pemulangan atlet tersebut bukan terkait masalah keperawanan, melainkan tindakan indisipliner dari sang atlet.

"Saya sangat kecewa, karena itu telah menyumbat peluang orang yang akan punya prestasi, apalagi mungkin siapa tahu dia sebenarnya orang yang potensi menyumbangkan prestasinya, bukan hanya untuk dirinya tetapi kebanggaan bangsa," urai Muhadjir, Senin (2/12).

Menteri Muhadjir mengaku telah berkoordinasi dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali guna menyelesaikan kasus tersebut. Kasus tersebut dipastikan akan tertangani secara bijaksana setelah memperhatikan fakta di lapangan.

"Saya serahkan sepenuhnya kepada Menpora. Saya yakin Menpora bisa mengambil keputusan yang sangat bijak. Semestinya tidak ada itu. Apa urusannya tes keperawanan dengan senam? Jangan mengada-ada. Coba dipelajari, jangan-jangan ada sesuatu di balik tes itu," tandasnya.

Baca Selanjutnya: Tes Keperawanan Mengada-ada...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini