Menko Muhadjir dan Gibran Blusukan Lihat Penanganan Wilayah Kumuh di Solo

Kamis, 2 September 2021 15:41 Reporter : Arie Sunaryo
Menko Muhadjir dan Gibran Blusukan Lihat Penanganan Wilayah Kumuh di Solo Kawasan kumuh di Kelurahan Mojo Solo. ©2021 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy melakukan kunjungan kerja ke Solo, Kamis (3/9).

Selain meninjau vaksinasi santri dan difabel di RSI Kustati dan melihat Rusunawa Semanggi, Muhadjir yang didampingi Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka juga blusukan di RW 23 Kelurahan Mojo, Kecamatan Pasarkliwon.

Menteri melihat secara langsung penanganan wilayah kumuh melalui program KOTAKU (Kota Tanpa Kumuh). Di permukiman padat pinggir Sungai Bengawan Solo itu, Muhadjir sempat berbincang-bincang dengan warga.

"Saya juga melihat model penanganan daerah kumuh kota. Namanya KOTAKU (Kota Tanpa Kumuh) yang di Solo sudah ada. Cara penanganan wilayah kumuh kota. Dan itu akan kita jadikan model untuk digunakan juga atau diaplikasikan di tempat lain," ujarnya.

Sesuai perintah presiden, lanjut dia, pemerintah diminta lebih fokus memperhatikan kelompok miskin ekstrem. Kelompok yang biasanya berada di wilayah atau kantong-kantong kemiskinan.

"Jadi penyelesaiannya tidak cukup diberi bansos misalnya, tapi juga harus ditangani dengan pendekatan lingkungan," katanya.

kawasan kumuh di kelurahan mojo solo
©2021 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Selain itu, lanjut Muhadjir, penanganannya harus secara terintegrasi. Termasuk dengan cara pengadaan rumah yang layak huni, yang dilengkapi sanitasi dan pasokan air bersih.

"Kebetulan di Kota Solo ini sudah ada modelnya yang akan kita gunakan untuk penanganan kantong-kantong kemiskinan di tempat yang lain," katanya. [bal]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini