Menko Muhadjir Ajak Umat Konghucu Doakan Indonesia Keluar dari Pandemi Covid-19

Jumat, 12 Februari 2021 10:51 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Menko Muhadjir Ajak Umat Konghucu Doakan Indonesia Keluar dari Pandemi Covid-19 Mendikbud Muhadjir Effendy bersama Ketum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengucapkan selamat Tahun Baru Imlek kepada para umat konghucu yang jatuh pada hari ini Jumat (12/2). Muhadjir berharap Imlek yang dirayakan di tengah pandemi Covid-19 bisa membuat Indonesia memiliki harapan baru.

"Saya mengucapkan selamat tahun baru imlek tahun baru dengan harapan baru, setidaknya kita semua diberikan kesehatan, kebahagiaan dan rejeki yang berlimpah. Mari kita berdoa bersama, agar Indonesia segara keluar dari Pandemi Covid-19," kata Muhadjir kepada merdeka.com, Jumat (12/2).

Dia mengajak umat Konghucu untuk merayakan Imlek dan bersilaturahmi menaati protokol kesehatan. Serta menggunakan media daring tanpa menghilangkan nilai dari perayaan tersebut.

"Pesan saya hindari saling mengunjungi antar keluarga besar, melakukan silaturahmi secara virtual tanpa mengurangi makna dan nilai luhur imlek itu sendiri," ungkap Muhadjir.

Dia juga mengapresiasi kegiatan sosial manusia yang dilakukan masyarakat Tionghoa. Hal tersebut dalam rangka untuk Indonesia dan acara Imlek Nasional 2021.

"Saya mengapresiasi kegiatan-kegiatan sosial kemanusiaan, yang diisi dengan bentuk bakti dan kepedulian masyarakat tionghoa untuk Indonesia dalam rangkaian acara imlek nasional 2021," kata Muhadjir.

Sebelumnya, pemerintah meminta agar peringatan Tahun Baru Imlek 2572 Kongzili, yang jatuh pada 12 Februari 2021, dapat dilakukan dengan cara sederhana. Dia mengimbau agar perayaan Imlek di tengah pandemi Covid-19 lebih memanfaatkan teknologi yang ada.

"(Peringatan Imlek) Cukup dengan cara yang sederhana. Tidak ada mercon, barongsai, bagi angpao secara terbuka. Angpaonya cukup dikirim melalui kiriman-kiriman misalnya pakai ojol (ojek online) atau pakai apa silahkan," kata Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dikutip dari siaran persnya, Rabu (10/2).

Dia mengingatkan bahwa peringatan Imlek tahun ini bertepatan dengan masa pandemi Covid-19. Muhadjir tak ingin perayaan Imlek justru berdampak negatif terhadap upaya pemerintah dalam menanggulangi Covid-19. [gil]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini