Menko Mahfud Soal Ledakan Bom di Polrestabes Medan: Teroris Selalu Mau Nyolong

Rabu, 13 November 2019 13:18 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Menko Mahfud Soal Ledakan Bom di Polrestabes Medan: Teroris Selalu Mau Nyolong Menko Polhukam Mahfud Md. ©2019 Liputan6.com/Putu Merta Surya Putra

Merdeka.com - Ledakan bom bunuh diri terjadi di lingkungan Polrestabes Medan. Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD, membantah pemerintah kecolongan.

"Nggak lah. Memang kalau teroris itu memang selalu mau nyolong. Ya nggak apa-apa. Nanti istilah kecolongan lalu dipolitisir, dipelintir. Pokoknya ditindak. itu aja," tegas Mahfud saat ditemui di SICC, Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/11).

Mahfud enggan menyimpulkan mengapa aparat kerap menjadi sasaran teror. Menurutnya, itu tugas Intelijen untuk menganalisis.

"Itu kesimpulan anda (sasarannya polisi). Mungkin nanti orang berkesimpulan lain. biar aja itu fakta yang anda liat seperti itu. Bahwa itu polisi lalu biar dianalisis sama intelijen," ucapnya.

Untuk masalah teknis pencegahan teror, Mahfud menyerahkan kepada polisi dan pihak Intelijen. Dia memastikan, pemerintah terus melakukan upaya pencegahan.

"Ya itu nanti sudah adalah polisi lah, pencegahannya kan sudah kita lakukan, semuanya harus dicegah, bahwa sudah ada Intelijen, ada informasi ini kalau tidak ada pencegahan banyak lagi yang begini," pungkasnya.

1 dari 1 halaman

Minta Pemerintah Tidak Disudutkan

Dia menyebut, persoalan teroris tidak bisa menjadi tugas pemerintah saja. Dia berharap kerja sama semua pihak.

"Jangan selalu nyinyir. Kalau pemerintah bertindak lalu dibilang melanggar HAM kalau tidak bertindak dibilang kecolongan, begitu aja. Kita sama-sama dewasa menjaga negara ini," ujar Mahfud.

Mahfud menyoroti pihak pihak yang kerap mengkritik pemerintah jika menindak teroris. Padahal, jika teroris sudah berhasil melakukan misinya, para pihak tersebut tidak bertanggung jawab.

"Orang yang sering nyinyir itu mengkritik kalau terjadi sesuatu dia hanya loh saya hanya usul katanya. Sesudah terjadi dia tidak bertanggung jawab," ucapnya.

Oleh sebab itu, kata dia, jangan selalu menyudutkan aparat bila mengambil tindakan terhadap teroris.

"Di kontrol saja secara proporsional benar apa tidak karena nanti ada proses hukum di pengadilan yang akan membuktikan aparat itu salah apa tidak," tandasnya. [lia]

Baca juga:
Istana: Pelaku Terorisme akan Terus Dikejar, Ditangkap dan Diadili
Bom Bunuh Diri di Medan, Polrestabes Bandung Geledah Barang Bawaan Pengunjung
Pascaledakan di Medan, Polda Metro Dijaga Anggota Bersenjata Laras Panjang
Ledakan Bom Bunuh Diri di Polresta Medan, LPSK Fokus Penanganan Medis Korban
Kronologi Lengkap Bom Bunuh Diri di Mapolrestabes Medan
Polisi Cek Kaitan Pelaku Bom Bunuh Diri Polrestabes Medan & Kelompok Teroris

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini