Menkes: Varian AY.4.2 Berpotensi Mengkhawatirkan, Tetapi Belum Masuk Indonesia

Senin, 25 Oktober 2021 19:05 Reporter : Lia Harahap
Menkes: Varian AY.4.2 Berpotensi Mengkhawatirkan, Tetapi Belum Masuk Indonesia Menkes Minta Daerah Aglomerasi Solo Raya Tingkatkan Capaian Vaksinasi. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Setelah Delta ditemukan kembali varian baru AY.4.2 sebagai mutasi dari virus Covid-19. Virus baru ini berpotensi mengkhawatirkan sebab memicu angka kasus di sejumlah negara Eropa.

"Kami sudah lihat bahwa di Inggris ada satu varian yang berpotensi mengkhawatirkan yaitu AY.4.2 yang belum masuk di Indonesia yang terus kami monitor perkembangannya seperti apa," kata Budi Gunadi Sadikin saat menyampaikan keterangan pers 'Evaluasi PPKM' yang diikuti dari kanal YouTube Kemenko Marves di Jakarta. Demikian dikutip dari Antara, Senin (25/10).

Budi mengatakan, varian AY.4.2 merupakan turunan dari varian Delta yang meningkatkan kasus konfirmasi Covid-19 di Inggris dalam waktu yang cukup lama, sejak Juli hingga Oktober 2021.

"Kasusnya masih terus meningkat," katanya.

Sejumlah pakar di Inggris menyebut AY.4.2 atau Delta Plus itu dapat menyebar lebih cepat daripada varian Delta biasa.

Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA) telah memindahkan varian 'Delta Plus' ke dalam kategori varian yang sedang diselidiki untuk memantau risiko yang terjadi saat bersarang di tubuh manusia.

"Kami sudah memonitor kemungkinan varian baru," katanya.

Menurut Budi, dari pemantauan situasi yang dilakukan dalam empat pekan terakhir di 34 provinsi, kasus konfirmasi Covid-19 kembali menunjukkan tren peningkatan dalam dua pekan terakhir tapi masih berada di batas aman ketentuan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

"Memang angkanya masih tidak mengkhawatirkan dan berada di 'benchmark' batas aman WHO. Tapi kita mencoba mengantisipasi lebih dini supaya jangan sampai euforia berlebih membuat kita lengah, tidak waspada, dan kenaikan kasus di 105 kabupaten/kota terkontrol," katanya. [lia]

Baca juga:
Pemerintah Waspadai Varian Baru Covid-19 AY.4.2 dari Inggris
Panglima TNI: Waspada Mutasi Covid-19
Kasus Covid-19 di Singapura Meledak, Epidemiolog Khawatirkan Ada Varian Baru
Israel Laporkan Kasus Virus Corona Mutasi Varian Delta
Kapolri Perintahkan Polda Antisipasi Lonjakan Covid-19 dan Varian Baru
Deteksi Varian Baru Covid-19, Pemerintah Aktifkan Seluruh Kantor Kesehatan Pelabuhan

Ingat #PesanIbu

Jangan lupa Selalu Mencuci Tangan, Memakai Masker dan Menjaga Jarak Mari Bersama Cegah Penyebaran Virus Corona

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini