Menkes: Sebelum Lebaran RS Terisi 23 Ribu Pasien Covid, Sekarang 90 Ribu Pasien

Selasa, 13 Juli 2021 11:06 Reporter : Ahda Bayhaqi
Menkes: Sebelum Lebaran RS Terisi 23 Ribu Pasien Covid, Sekarang 90 Ribu Pasien Pasien Terlantar di IGD RSUD Kartini Jepara. ©2021 Merdeka.com/Danny Adriadhi Utama

Merdeka.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkap keterisian tempat tidur rumah sakit untuk pasien Covid-19 meningkat setelah lebaran.

Budi menjelaskan, sebelum lebaran dari 120 ribu tempat tidur yang dialokasikan untuk isolasi pasien Covid-19 hanya terisi 23 ribu. Namun enam sampai tujuh pekan setelah lebaran meningkat sampai 70 ribu tempat tidur terisi.

"Total tempat tidur yang ada di seluruh Indonesia ada sekitar 400 ribu saya sudah keluarkan instruksi di awal tahun bahwa 30 persen dialokasikan untuk tempat tidur isolasi pasien Covid. Kalau 30 persen dari 400 ribu ada sekitar 120 ribu tempat tidur. Dari kondisi 120 ribu dari lebaran yang diisi cuma 23 ribu jadi kita punya room cukup banyak," ujar Budi saat rapat dengan Komisi IX DPR RI, Senin (13/7).

"Tetapi dalam enam sampai tujuh minggu terakhir angka 23 ribu sudah naik ke 90 ribu. Jadi kita sudah ada 90 ribu tempat tidur terpakai untuk merawat rekan-rekan kita yang terpapar," jelasnya.

Budi menuturkan, saat ini kapasitas rumah sakit masih bisa menampung 120 ribu pasien. Namun, ia mengakui akan kesulitan jika angkanya terus meningkat melebihi 120 ribu.

"Kita masih punya room untuk bisa naik ke 120 ribu. Tetapi di atas 120 ribu posisi kita akan sulit. Itu sudah 30 persen dari kapasitas rumah sakit di seluruh Indonesia," ucapnya.

Untuk itu, Budi menekankan untuk membereskan di hulu. Dia mengimbau masyarakat untuk disiplin protokol kesehatan dan membatasi mobilitas supaya meminimalisir penularan.

"Kita tidak disiplin jaga jarak pakai masker jangan kemana-mana tetapi stay at home itu penting sekali kalau tidak kasihan teman-teman di rumah sakit kasihan dokter, kasian para nakes yang nanti akan menerima gelombang pasien yang akan masuk," ujarnya.

Baca juga:
Menkes: Kalau 1-2 Pekan ke Depan Covid-19 Memburuk, Yogyakarta & Jakarta Paling Berat
Antrean Pengisian Tabung Oksigen di Myanmar Mengular
Menkes Sebut Selama Aktivitas Tak Dibatasi, Berapapun Kapasitas RS Tak akan Cukup
Dicolek Dokter Lois Owien, Dokter Tirta Beberkan Tiga Fakta Mengejutkan
WHO Peringatkan Jangan Mencampur Vaksin Covid-19 Beda Merek

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini