Menkes Budi: Sakit Covid-19 Bukan Aib, Justru Harus Dibantu

Senin, 26 Juli 2021 17:19 Reporter : Dedi Rahmadi
Menkes Budi: Sakit Covid-19 Bukan Aib, Justru Harus Dibantu Kremasi Jenazah Pasien Covid-19 di Krematorium Cilincing. ©2021 Merdeka.com/Iqbal Nugroho

Merdeka.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengimbau masyarakat agar tidak menganggap lagi pasien yang terpapar COVID-19 adalah sebuah aib.

"Sakit COVID-19 ini bukan seperti penyakit kulit, dan bukan aib. Justru kalau saudara kita sakit itu harus kita bantu," ujar Budi dalam konferensi pers yang dipantau secara daring di Jakarta, Senin (26/7).

Budi mengaku sedih dengan banyaknya pasien isolasi mandiri COVID-19 yang meninggal dunia di rumahnya.

Selain karena tidak diterima di rumah sakit, banyak di daerah yang masih menganggap orang terpapar COVID-19 sebagai orang terhukum dan tidak baik perilakunya.

Hal itu dapat menyebabkan orang-orang yang terpapar tidak mau dites maupun melapor, karena merasakan beban sosial.

"Justru mereka tidak lapor dan terlambat masuk rumah sakit, dan itu ciri penyebab kematian yang paling tinggi," ujar Budi.

Budi mengharapkan agar masyarakat dapat segera membantu penyembuhan orang terpapar COVID-19 dengan melapor ke fasilitas layanan kesehatan terdekat, agar segera diketahui derajat keparahannya.

Dengan begitu, Budi berharap agar angka kasus meninggal dunia akibat COVID-19 di Indonesia bisa semakin menurun. [ded]

Ingat #PesanIbu

Jangan lupa Selalu Mencuci Tangan, Memakai Masker dan Menjaga Jarak Mari Bersama Cegah Penyebaran Virus Corona

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini