Menkes Budi: Kita Tak Jadi Superman Setelah Divaksin, Masih Bisa Terkena Covid-19

Rabu, 17 Maret 2021 13:26 Reporter : Merdeka
Menkes Budi: Kita Tak Jadi Superman Setelah Divaksin, Masih Bisa Terkena Covid-19 Ketua Satgas PEN Budi Gunadi Sadikin. ©2020 Humas BNPB

Merdeka.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin atau BGS menegaskan, bahwa seorang yang telah mendapat dua kali dosis vaksin tetap wajib mematuhi protokol kesehatan. Hal tersebut menjawab pertanyaan mengapa ada yang masih bisa terpapar virus corona meski telah divaksin sebanyak dua kali.

"Jadi pesan saya bapak ibu kalau habis disuntik jangan merasa seperti Superman, jalan kemana-mana tidak pakai masker, tidak jaga jarak, dan tidak mencuci tangan (3M)," kata Budi saat meninjau langsung vaksinasi di kediaman dinas Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu (17/3).

Budi menjelaskan kekebalan atau sistem imun tubuh manusia baru bisa muncul usai proses selama 28 hari, usai vaksinasi tahap kedua. Karenanya, protokol kesehatan tetap wajib dipatuhi dimana pun dan kapan pun.

"Kekebalan optimal dari antibodi kita itu di hari ke-28 setelah suntikan kedua. Jadi saya sampaikan itu yang terjadi imunitas kita meningkat," jelas Budi.

Budi berharap, meski sudah lewat 28 hari setelah suntikan kedua, masyarakat jangan abai terhadap protokol kesehatan. Sebab dia mewanti, saat imun melemah meski telah divaksin bisa saja virus corona kembali menyerang.

"Sekali lagi kita tidak menjadi Superman yang semua virus enggak jangkit kita termasuk Covid-19, tapi dengan imunitas vaksinasi ini mudah-mudahan kalau terkena virusnya bisa cepat hilang," kata Budi.

Reporter: Muhammad Radityo
Sumber : Liputan6.com [rhm]

Ingat #PesanIbu

Jangan lupa Selalu Mencuci Tangan, Memakai Masker dan Menjaga Jarak Mari Bersama Cegah Penyebaran Virus Corona

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini