Menkes: 100 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Jadwal Kedatangannya Tidak Pasti

Kamis, 8 April 2021 13:32 Reporter : Ahda Bayhaqi
Menkes: 100 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Jadwal Kedatangannya Tidak Pasti Budi Gunadi Sadikin. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin mengungkap, sekitar 100 juta dosis vaksin belum bisa dipastikan akan didapatkan. Padahal, rencana awal 462 juta dosis vaksin Covid-19 dipakai di Indonesia di 2021.

"Ada 100 juta dosis vaksin yang sampai sekarang menjadi agak tidak pasti jadwalnya," katanya saat rapat dengan Komisi IX DPR RI, Kamis (8/4).

100 juta dosis yang meleset dari jadwal itu disebabkan embargo vaksin AstraZeneca yang diproduksi di India. Pertama sebanyak 54 juta vaksin gratis dengan kerjasama multilateral dengan GAVI.

"Kedua ada vaksin astrazeneca yang didatangkan dengan mekanisme bilateral melalui Biofarma dan AstraZeneca sebanyak 50 juta yang bermasalah," jelasnya.

Budi mengungkapkan, seharusnya pada Maret-April diterima 11 juta vaksin Covid-19 dari AstraZeneca. Namun terjadi penundaan sehingga hanya mendapatkan 1 juta dosis.

"Karena adanya embargo dari India sehingga suplai AstraZeneca paling besar dari India mengalami hambatan sehingga GAVI merealokasi vaksin yang harusnya kita terima 11 juta di Maret April ditunda semuanya di bulan Mei, kita hanya dapat 1 juta," terangnya.

Hingga saat ini Kemenkes belum mendapatkan konfirmasi. Sementara dari pihak AstraZeneca Indonesia mengubah jumlah vaksin yang seharusnya datang 50 juta dosis di tahun ini hanya menjadi 20 juta. Serta 30 juta sampai di tahun depan kuartal kedua.

"Terus terang hal itu bukan sesuatu hal yang bisa kita terima, dan kita langsung melakukan komunikasi dengan pihak AstraZeneca," pungkas Budi. [fik]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini