Menhan sebut tak masalah Dandim latih FPI, asal lapor dulu ke atasan

Kamis, 12 Januari 2017 14:46 Reporter : Septian Tri Kusuma
Menhan sebut tak masalah Dandim latih FPI, asal lapor dulu ke atasan Menhan Ryamizard Ryacudu. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menyatakan pencopotan Dandim Lebak, Letkol Czi Ubaidillah usai melakukan pelatihan Bela Negara kepada FPI, lantaran tidak terlebih dulu melapor kepada atasannya. Pemecatan bukan karena melatih FPI-nya.

"Kesalahannya dia (Ubaidillah) tidak izin. Harus kasih tahu, saya saja mau pergi ke mana saja harus lapor Presiden kok. Saya lapor dulu, jadi semua lapor. Nah ini gak laporan, nah itu enggak boleh," jelasnya di hadapan awak media saat berada di kantor Kementerian Pertahanan (Kemhan) Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (12/1).

Lebih lanjut, dirinya mengatakan, tidak ada yang salah dengan pelatihan bela negara bagi setiap warga negara Indonesia, termasuk FPI. Salahnya, Dandim Lebak Banten tak melapor lebih dulu kepada atasannya.

"Kalau laporan enggak masalah. Harus izin walaupuan bersifat pemberitahuan pemahaman saja kan harus izin Dandim Danrem dan kepada panglimanya, boleh atau tidak. Cuma masalah itu saja, kalau bela negaranya enggak apa-apa," ujar Ryamizard.

Sebelumnya diberitakan, Dandim Lebak, Letkol Czi Ubaidillah dicopot dari jabatannya karena menggelar latihan Bela Negara untuk anggota Front Pembela Islam (FPI). Ubaidillah dianggap menyalahi prosedur karena tak melapor ke atasan.

"Ditemukan kesalahan prosedur yaitu Dandim tidak berlapor terlebih dahulu baik kepada Danrem maupun Pangdam III/Siliwangi sebelum menyelenggarakan kegiatan Bela Negara," ujar Kepala Penerangan Daerah Militer (Kapendam) III/Siliwangi Letkol Arh M Desi Ariyanto kepada merdeka.com, Minggu (8/1). [rnd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini