Menhan Prabowo Terima Kunjungan Menhan Ghana Bahas Kerja Sama Pertahanan

Kamis, 21 November 2019 12:47 Reporter : Henny Rachma Sari
Menhan Prabowo Terima Kunjungan Menhan Ghana Bahas Kerja Sama Pertahanan Menhan Prabowo bertemu Menhan Ghana. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menerima kunjungan Menhan Republik Ghana Dominic BA Nitiwul, di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Kamis.

Kunjungan ini bertujuan mempererat hubungan bilateral kedua negara, lebih khusus lagi dalam rangka penjajakan kerja sama di bidang pertahanan

Tiba di kantor Kemhan, Menhan Ghana disambut melalui upacara jajar kehormatan, dilanjutkan Menhan RI memperkenalkan para pejabat Kemhan RI. Tampak hadir Wamenhan Wahyu Sakti Trenggono, Sekjen Kemhan Laksdya TNI Agus Setiadji dan para pejabat Eselon I dan II Kemhan RI.

Seperti diberitakan Antara, usai penyambutan, Menhan RI bersama Menhan Ghana melakukan pertemuan bilateral membicarakan penjajakan kerja sama pertahanan kedua negara yang memang saat ini belum terjalin secara signifikan.

Mengawali pertemuan tersebut, Menhan Prabowo menyampaikan terima kasih atas kunjungan Menhan Ghana. Indonesia terbuka terhadap semua hal positif yang memungkinkan adanya kerja sama saling menguntungkan dengan sahabat manapun, termasuk dengan Ghana.

Salah satu potensi yang dapat dikerjasamakan antara Indonesia dan Ghana adalah dalam hal produk-produk industri pertahanan.

Menhan Prabowo lebih lanjut menyampaikan kepada Menhan Ghana terkait kemampuan yang dimiliki Industri pertahanan Indonesia diantaranya kemampuan PT Pindad, PT PAL Indonesia, PT DI dan PT Len Industri.

"Indonesia memandang negara-negara kawasan Afrika Barat termasuk Ghana sebagai negara penting dan dapat menjadi mitra bagi kerjasama produk-produk industri pertahanan Indonesia dan juga kerja sama pertahanan strategis lainnya," kata Menhan Prabowo.

Dihubungi terpisah, Stafsus Menteri Pertahanan Bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Antar Lembaga, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, Menhan Ghana dan Menhan Prabowo bersepakat untuk mempererat kerja sama militer antara Indonesia dan Ghana, mengingat Indonesia dan Ghana memiliki semangat dan kesejarahan perjuangan yang hampir sama untuk melepaskan diri dari penjajahan.

"Kerja sama militer melalui pelatihan militer bersama, kerja sama pendidikan militer melalui akademi militer masing-masing negara," kata Dahnil.

Menteri Pertahanan juga mendorong agar Ghana membeli produk-produk Alutsista dari Indonesia dari PT Pindad dan industri pertahanan lokal Indonesia, dan berterima kasih atas antusiasme Menteri Pertahanan Ghana. [rhm]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini