Menhan Hubungi Filipina, Bahas 2 WNI Diculik Kelompok Abu Sayyaf

Kamis, 21 Februari 2019 14:10 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Menhan Hubungi Filipina, Bahas 2 WNI Diculik Kelompok Abu Sayyaf Ryamizard Ryacudu. ©2018 Liputan6.com/Helmi Fithriansyah

Merdeka.com - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu akan berkoordinasi dengan pihak Filipina Selatan terkait dua WNI yang diculik kelompok bersenjata pada 5 Desember 2018. Dia menegaskan akan segera menyelesaikan hal tersebut.

"Yasudah nanti akan diselesaikan nanti saya akan selesaikan koordinasi dengan Filipina," kata Ryamizard di Kantornya, Jakarta Pusat, Jalan Merdeka Barat, Kamis (21/2).

Sebelumnya beredar video yang memperlihatkan dua pria diduga WNI sujud sembari ditodong dengan golok oleh teroris diduga anggota Abu Sayyaf. Keduanya tak mengenakan pakaian dan mata ditutupi dengan kain hitam. Di sekeliling dua pria itu tampak sejumlah orang bertopeng yang membawa senjata. Satu orang memegang golok dan mengarahkannya ke leher seorang pria.

Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal membenarkan video yang memperlihatkan dua orang Indonesia disandera komplotan bersenjata. Iqbal menyatakan, dua orang itu ditangkap saat sedang bekerja menangkap ikan di perairan Sandakan, Sabah, Malaysia pada 5 Desember 2018. Mereka berlayar bersama seorang warga negara Malaysia.

Iqbal menyatakan, keduanya diculik kelompok bersenjata di Filipina Selatan. Mereka adalah warga asal Wakatobi, Sulawesi Tenggara bernama Hariadin dan Heri Ardiasyah. Hingga kini, Kementerian Luar Negeri belum berhasil membebaskan mereka. [rhm]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini