Menhan dan Eka Gumilar Ajak Masyarakat Jaga Persatuan Demi Keutuhan Bangsa

Rabu, 2 Oktober 2019 13:50 Reporter : Ya'cob Billiocta
Menhan dan Eka Gumilar Ajak Masyarakat Jaga Persatuan Demi Keutuhan Bangsa Rekat gelar dialog kebangsaan di Jakarta. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Sejumlah kerusuhan akhir-akhir ini terjadi di Indonesia. Seperti peristiwa asrama mahasiswa Papua di Surabaya, kemudian berlanjut kerusuhan di Papua dan demonstrasi yang berakhir ricuh hingga menyebabkan korban jiwa di beberapa daerah.

Ajakan untuk kembali menguatkan persatuan digelorakan dari berbagai pihak, di antaranya Menteri Pertahanan (Menhan) Jenderal TNI Purn Ryamizard Ryacudu dan Ketua Umum Forum Rekonsiliasi Masyarakat (Rekat) Eka Gumilar.

Eka mengatakan, persatuan antaranak bangsa harus terus digelorakan demi keutuhan bangsa dan negara Indonesia. Pancasila sebagai simbol negara juga harus dijaga.

"Di tempat ini kita berkumpul menyuarakan persatuan dan kesatuan," ujar Eka saat memberi sambutan pada acara dialog bertema Jaga Bhineka Tunggal Ika, Siap Bela Negara, Indonesia Rumah Kita di Grand Sahid Hotel, Jakarta Pusat, Rabu (2/10). Dikutip dari Antara.

Menurut Eka, pihaknya sudah sering menyuarakan hal serupa. Dia tak ingin ada potensi ancaman yang dapat meruntuhkan kebhinekaan, karena Indonesia tidak hanya dihuni satu kelompok saja. Untuk menjaga persatuan dan kesatuan, Eka mengajak semua pihak mengutamakan kepentingan bangsa dan negara.

Selain itu, Eka berharap nilai-nilai Pancasila dapat diimplementasikan dalam kehidupan nyata masyarakat. "Rekat akan terus bergerak menyuarakan persatuan. Rekat sudah beberapa kali menggelar acara dan semoga menginspirasi di daerah-daerah lain. Rekat harus mampu melepaskan kepentingan kelompok dan kepentingan bangsa harus diutamakan," ujarnya.

Selain itu, Eka menyampaikan ada tiga hal yang dapat mempersatukan antaranak bangsa di tengah keberagaman suku, etnis, budaya dan keyakinan ini. Ketiga hal itu adalah jiwa kehormatan, jiwa cinta dan jiwa yang bermintal raja.

Jiwa kehormatan menurut Eka adalah jiwa yang memiliki karya, bukan menciptakan perceraiberaian. Sementara jiwa cinta menekankan akan persatuan dan kesatuan. Adapun jiwa yang bermental raja adalah pemimpin yang selalu siap berjuang dan berkorban. Tidak hanya materi, tapi juga sang pemimpin demikian siap mengorbankan jiwa kepada rakyatnya.

"Itu nasihat kakek ke saya dan saya ingat dan pelajari. Kakek saya dulunya pejuang," papar Eka yang juga mantan Caleg Partai Gerindra ini.

Di tempat sama, Menhan Jenderal TNI Purn Ryamizard Ryacudu juga mengajak komponen bangsa untuk menggelorakan semangat persatuan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika dan menjaga nilai-nilai Pancasila.

Dikutip dari Antara, Ryamizard menyatakan Indonesia sebagai negara kepulauan yang kaya dengan keanekaragaman adat, budaya, tradisi serta agama yang telah dipersatukan dengan pengamalan nilai-nilai Pancasila dan semangat persatuan dan kesatuan bangsa akan tetap terus digelorakan, dijaga dan dilestarikan melalui berbagai upaya dan sarana menuju Indonesia yang lebih maju, Indonesia yang sejahtera dan sentosa.

Kehadiran Menhan dalam acara tersebut diharapkan mampu menjadi pelopor dan penggerak seluruh elemen masyarakat dalam menguatkan semangat persatuan dan kesatuan bangsa, dengan meminimalkan dan memperkecil rasa perbedaan di antara anak bangsa baik dalam hal agama, suku maupun adat istiadat.

Menhan pun mengajak seluruh elemen bangsa untuk merapatkan barisan dan memperkuat persatuan dalam berkompetisi dengan bangsa-bangsa lain di dunia, sehingga bangsa Indonesia tetap maju dan tetap ada sepanjang zaman.

"Perkecil perbedaan dan perbesar persamaan. Kita semua bersaudara satu bangsa, satu tanah air, satu negara dan satu tujuan," kata Ryamizard.

Dialog kebangsaan ini dihadiri Menhan Ryamizard Ryacudu, Ustaz Zaitun Rasmin, T. Muadzakir Manaf, dan tokoh-tokoh lainnya dari Aceh sampai Papua. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. Menhan
  2. Jakarta
  3. Ryamizard Ryacudu
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini