Mengupas ritual Mandau, senjata tradisional masyarakat dayak lewat festival Mahakam

Senin, 3 September 2018 10:50 Reporter : Saud Rosadi
Mengupas ritual Mandau, senjata tradisional masyarakat dayak lewat festival Mahakam Peluncuran Festival Mahakam. ©2018 Istimewa

Merdeka.com - Festival Mahakam 2018 yang digelar Pemkot Samarinda, Kalimantan Timur, resmi diluncurkan, Minggu (2/9) malam. Festival tahunan yang digelar ke sembilan belas kalinya itu bakal menghadirkan 100 acara budaya dalam 3 hari. Pembukaan Festival Mahakam 2018, bersamaan dengan penutupan Kaltim Expo, di halaman Samarinda Convention Hall (SCH), dibarengi performa grup musik KOTAK.

Festival Mahakam tahun ini, mengusung titel '100 Wonderful Events Indonesia 2018' yang berlangsung 2-4 November 2018. Tidak hanya bagi warga Samarinda, melainkan juga mengundang berbagai kalangan untuk datang ke Samarinda.

"Selalu ada acara yang baru, dan juga acara yang selalu ditunggu masyarakat dalam setiap gelaran Festival Mahakam. Tahun ini untuk ke-19 kalinya, dengan tagline 3 Hari 30 Acara di Festival Mahakam kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Samarinda Muhammad Faisal, dalam keterangan tertulis diterima merdeka.com, Senin (3/9).

Faisal menerangkan, untuk acara baru, yang menjadi unggulan tahun 2018 adalah 'Parade 100 Mandau', yang kemudian dilanjutkan dengan event mengupas Sejarah dan Ritual Mandau. Mandau sendiri, merupakan alat tradisional khas masyarakat dayak di Kalimantan.

"Ritual Mandau adalah sebuah simbolis prosesi acara adat mulai dari awal pembuatan Mandau, hingga penyempurnaan Mandau menjadi sebuah alat yang bermanfaat bagi manusia," ujar Faisal.

Kemudian, untuk pertama kalinya juga akan digelar Borneo Adventure Off Road khusus mobil Off Road, menjelajah beberapa kota di sekitar Samarinda, dengan target mengunjungi rumah tradisional Lamin, bekerja sama dengan offroader yang tergabung di Indonesia Offroad Federation (IOF) se-Kalimantan Timur.

"Untuk beberapa acara yang ditunggu masyarakat tentu saja terus kami pertahankan. Seperti beberapa perlombaan di Sungai Mahakam, dari lomba berenang menyeberangi sungai, hingga beberapa lomba balap olahraga di perairan lainnya. Juga lomba tari kreasi daerah, yang tahun lalu sudah banyak diikuti dari kota lain di Kalimantan," tandasnya. [gil]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini