Mengupas Kekuatan KKB Papua Pimpinan Egianus Kogoya

Kamis, 6 Desember 2018 06:40 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta
Mengupas Kekuatan KKB Papua Pimpinan Egianus Kogoya Kekuatan KKB Papua. ©2018 istimewa

Merdeka.com - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua kembali melakukan serangan dengan menembaki pekerja PT Istaka Karya. Kapolri Jenderal Tito Karnavian menjelaskan kelompok yang dipimpin Egianus Kogoya ini juga pernah mengganggu Pilkada Papua, memeras pemerintah daerah dan mengganggu masyarakat.

Kekuatan KKB tidak bisa dianggap remeh. Kapolri Jenderal Tito membeberkan kekuatan KKB yang sering mengganggu keamanan di Papua:

1 dari 3 halaman

Jumlah Anggota KKB 30 sampai 50 Orang

Senjata OPM. ©2018 istimewa

Kapolri Tito menyebutkan jumlah anggota KKB yang melakukan penembakan sebanyak 30 sampai 50 orang. Masing-masing dari mereka membawa senjata, mulai dari senjata tajam hingga senapan. Mereka menyerang para pekerja tanpa belas kasihan.

2 dari 3 halaman

Senjata-Senjata Milik KKB

Senjata KKB. ©istimewa

Saat melakukan serangah, KKB dilengkapi dengan senjata sebanyak 20 buah. Senjata itu digunakan oleh masing-masing anggota KKB untuk membunuh sasarannya. Mereka mendapatkan senjata dari hasil rampasan anggota TNI-Polri dan dari sisa-sisa konflik Ambon.

Kapendam XVII/Cendrawasih Kolonel Inf. Muhammad Aidi menjelaskan senjata yang dimiliki anggota KKB adalah senjata standar militer. "Kan standar militer, standar NATO. Sebagian senjata api itu diambil dari hasil rampasan terhadap TNI-Polri di pos-pos," katanya.

3 dari 3 halaman

Punya Fisik Tangguh dan Kuasai Medan

Senjata OPM. ©2018 istimewa

Kapolri Tito juga mengungkapkan, anggota KKB di Papua menguasai medan dan memiliki kekuatan fisik tangguh. Bahkan, fisik mereka bisa bertahan pada ketinggian. "Mereka menguasai medan, fisik mereka terbiasa di ketinggian juga. Itu ketinggian kan hampir 2.000 mdpl mungkin, cukup berat di sana," katanya.

Bahkan anggota kepolisian pernah kesulitan untuk menembus wilayah penyanderaan yang dilakukan oleh KKB.

[has]
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini