Mengupas 3 Wilayah Kandidat Ibu Kota Baru Jawa Barat

Senin, 2 September 2019 05:20 Reporter : Desi Aditia Ningrum
Mengupas 3 Wilayah Kandidat Ibu Kota Baru Jawa Barat kang emil kampanye di kuningan jawa barat. ©2018 Merdeka.com/istimewa

Merdeka.com - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) tengah mengkaji wacana pemindahan ibu kota provinsi dari Kota Bandung ke tempat lain. Kajian itu sudah masuk dalam Perda Perubahan atas Perda Jabar Nomor 22 Tahun 2010 tentang RTRW Jabar Tahun 2009-2029.

Ada tiga kota yang menjadi calon Ibu Kota baru Jabar. Tiga kota ini dinilai cocok menjadi pengganti Bandung. Kota mana saja? Berikut ulasannya:

1 dari 3 halaman

Cirebon

Kota Cirebon menjadi kandidat Ibu Kota baru Jawa Barat. Luas Kota Cirebon adalah 3.735,82 hektare atau sekitar 37 km2 dengan dominasi penggunaan lahan untuk perumahan 32 persen dan tanah pertanian 38 persen. Sebagian besar mata pencaharian warga di Cirebon ialah nelayan.

Kota Cirebon dapat ditempuh melalui jalan darat sejauh 130 km dari arah Kota Bandung dan 258 km dari arah Kota Jakarta. Cirebon juga terletak pada lokasi yang strategis dan menjadi simpul pergerakan transportasi antara Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Selain itu, Cirebon dikenal dengan nama Kota Udang dan Kota Wali. Di kota ini, terdapat tempa-tempat wisata bagus juga di antaran antara laun, Telaga Niren, Situ Sedong, Taman Ade Irma Suryani Banyu Panas Palimanan dan ,lainnya.

2 dari 3 halaman

Patimban

Patimban juga menjadi kandidat Ibu Kota baru Jawa barat. Patimban merupakan desa di kecamatan Pusakanagara, Subang, Jawa Barat.

Patimban adalah salah satu desa yang terletak di ujung utara Jawa Barat. Di sebelah selatan Kota Patimban berbatasan dengan dusun Cemara sedangkan utara adalah laut lepas.

Patimban memiliki pariwisata bahari yaitu Pantai Kelapa Patimban. Pantai ini dikenal indah. Banyak wisatawan lokal datang ke pantai ini. Sementara itu, mayoritas mata pencaharian penduduk Patimban adalah petani dan nelayan.

3 dari 3 halaman

Kertajati

Kandidat ketiga Ibu Kota baru Jawa Barat ialah Kertajati. Kertajati salah satu kecamatan di Majalengka.

Di Kertajati telah dibangun bandara seluas 121.000 meter persegi. Pembangunan ini menghabiskan dana sebesar Rp2,6 triliun yang berasal dari APBN dan kerjasama swasta.

Bandara Kertajati pertama kali digagas oleh warga Jawa Barat, karena Bandara Husein Sastranegara di Bandung dinilai sudah terlalu padat menampung 37 juta penduduk. [has]

Baca juga:
Ridwan Kamil: Bukan Ibu Kota Jabar Dipindah, Tapi Pusat Pemerintahan
Ridwan Kamil Wacanakan Pindah Ibu Kota Jabar, DPRD Belum Terima Kajian
Gubernur Emil Berencana Pindahkan Ibu Kota Jabar, Tiga Lokasi Jadi Pilihan
Anggota DPRD Ingatkan Ridwan Kamil Fokus Benahi Jabar dan Penuhi Janji Kampanye
Ridwan Kamil Tawarkan Investasi di Berbagai Sektor kepada Inggris dan Oman
Ridwan Kamil Minta Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Dikaji Ulang

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini