Mengungkap Kunjungan Incognito Gibran ke Rocky Gerung: Pak Kritik Saya dong

Selasa, 27 September 2022 04:04 Reporter : Ya'cob Billiocta
Mengungkap Kunjungan Incognito Gibran ke Rocky Gerung: Pak Kritik Saya dong Gibran dan Rocky Gerung. ©2022 Merdeka.com/Twitter Gibran

Merdeka.com - Tidak kurang dari dua jam Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengunjungi rumah pengamat politik Rocky Gerung di kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat. Rocky menyebut kedatangan Gibran tersebut incognito, diam-diam, samar atau tanpa ingin diketahui orang lain.

"Jadi kunjungan Gibran itu benar-benar incognito, enggak ada urusan dengan soal-soal politis," kata Rocky dalam akun YouTube Rocky Gerung Official, Minggu (25/9).

Kunjungan tersebut baru diketahui ketika Gibran mengunggah foto bersama Rocky dalam akun twitter pribadinya, Jumat (23/9).

Dalam foto bareng Rocky tersebut, terlihat senyum Gibran. Biasanya, Gibran salah satu orang yang jarang tersenyum. Gibran mengungkapkan Rocky merupakan salah satu figur idolanya.

"Alhamdulillah tadi pagi berkesempatan untuk main ke kediaman salah satu idola saya. Kira2 saya tadi ngobrolin apa ya sama om rocky gerung?" tulis Gibran.

Sontak unggahan Gibran tersebut banjir komentar netizen, hingga tercetus oleh Gibran bahwa tidak ada lagi sebutan cebong dan kampret.

"Betul. Kita semua saudara. Sudah tidak ada lagi cebong, kampret dll," tulis Gibran dalam akun pribadinya, Sabtu (24/9).

Sedangkan, Rocky dalam akun YouTube-nya mengungkapkan isi pembahasan selama pertemuan dengan Gibran. Rocky mengaku Gibran-lah yang lebih dulu menyatakan ingin bertemu dengan dirinya.

Mulanya, dia sempat heran dengan niatan Gibran berkunjung ke kediamannya. Apalagi dia dikenal sebagai pengkritik Presiden Joko Widodo (Jokowi). Bahkan dia dibenci di kalangan Istana. Namun, kata Rocky, Gibran kala itu mengaku jika tidak terpengaruh oleh Istana.

"Jadi saya awalnya itu nanya ngapain ketemu saya, di kalangan Istana saya dibenci. Dia merasa dia anak muda yang ingin tidak terlalu terpengaruh dengan keadaan Istana. Saya kira anak ini bukan wali kota ini, saya anggap anak muda sekali. Dia berupaya distancing dengan keluarga Istana. Saya masih nyinggung ada oligarki, dia merasa oke kalau itu problem saya silakan keluarkan secara hukum, ya fair enough," ujar Rocky.

Rocky memastikan pertemuannya dengan Gibran sama sekali tidak menyinggung soal politis. "Semua itu yang saya anggap kalau bangsa ini kita tuntun dengan pikiran maka perubahan politik bisa berlangsung baik-baik saja. Tapi kalau mulai dengan dendam nggak mungkin bangsa ini tumbuh kalau ada dendam, memikirkan Indonesia harus dipikirkan dengan konsep," ujarnya.

2 dari 4 halaman

Meski tidak membahas politik, Ricky sempat menyinggung kondisi bangsa Indonesia yang sedang tidak baik-baik saja pada Gibran. Termasuk perihal Presiden Jokowi hingga isu wacana tiga periode.

"Kita bicara tentang apa sebetulnya yang bisa kita ucapkan pada publik sehingga publik mengerti bahwa Indonesia itu ada dalam kondisi yang tidak baik-baik saja," ungkap Rocky.

"Saya ngomong apa yang tidak baik termasuk Presiden Jokowi, saya tetap bilang bahwa saya tetap jadi pengkritik karena saya ingin Indonesia pulih, dan investasi panjang sejarah peradaban kita tidak bisa dibatalkan hanya oleh isu-isu tiga periode segala macam," lanjut Rocky.

Rocky meminta hal itu menjadi perhatian khusus bagi Gibran. Sebab, dia menilai, masa Gibran di dunia politik masih panjang.

"Dan saya anggap penting adalah memberi kesan kalau orang seangkatan Gibran kan masih panjang usianya tiga kali Pemilu masih ada. Lalu bicara soal apa benar fungsi parpol sekarang jalan tuh. Gibran juga kasih autokritik terhadap keadaan parpol. Jadi hal-hal yang biasa saya bicarakan di mana-mana itu saya bicarakan dengan Gibran," ujarnya.

3 dari 4 halaman

Rocky berharap munculnya perubahan dari kritik yang disampaikan, termasuk perihal cara Jokowi mengambil kebijakan. "Ya udah terus apalagi ya, jadi semua soal yang kita bicarakan tentu ada keinginan agar supaya ada perubahan bahkan dalam cara presiden Jokowi ambil keputusan. Jadi enggak ada yang saya edit-edit di situ karena Gibran ini tamu, maka saya terima sebagai tamu tapi dengarkan pemikiran saya yang tidak mungkin diubah sebagai pengkritik kekuasaan," tutut Rocky.

Di sisi lain, Gibran mengakui bahwa kedatangannya menemui Rocky atas keinginan pribadi. "Izin sowan langsung diterima. Aku kan enggak punya beban to mas. Bukan orang partai, bukan siapa siapa, ya main aja," kata Gibran di Solo, Senin (26/9).

Dia mengaku mendapatkan banyak kritikan dalam pertemuan tersebut. Namun, Gibran mengaku, justru berterima kasih serta menganggap kritikan tersebut sebagai hal yang bagus.

"Ya bagus dong. Makanya dari pada ngritik dari jauh, mending saya datang langsung. Pak kritik saya dong. Langsung face to face kan enak. Iya saya berguru. Beliau itu orang pinter banget kok, genius kok," ujarnya.

4 dari 4 halaman

Gibran mengatakan pertemuan tersebut digelar secara tertutup, tidak direkam maupun disiarkan di media sosial termasuk podcast milik Rocky. "Enggak kita nggak podcast. Tujuan saya bukan untuk podcast lho ya. Silaturahmi tertutup," terangnya.

Dia mengakui menang banyak dalam pertemuan tersebut. Karena mendapatkan banyak ilmu. "Yang menang banyak aku, karena dapat ilmu, bukan karena piye-piye. Itu dolan biasa, ora didokumentasikan juga. Lagi pula Pak Rocky itu kan rumahnya di bawahnya pak Prabowo di Hambalang. Jadi lewat sana," jelasnya.

Sementara itu, beberapa hal yang mereka bahas dalam pertemuan tersebut antara lain terkait Solo Tecno Park, genom manusia, dan pergerakan sosial. "Banyak (yang disampaikan) salah satunya Tecno Park ini. Kemarin saya bicara dengan beliau itu, Tecno Park, human genom. Solo kan enggak punya lahan pertanian, perikanan. Arahnya kan harus ke situ," urainya. [cob]

Baca juga:
Gibran Puji Rocky Gerung: Beliau Orang Pintar dan Genius
Rocky Gerung Blak-blakan Ungkap Perbincangan dengan Gibran Saat 2 Jam Bertemu
Gibran usai Berdiskusi Bareng Rocky Gerung: Semua Saudara, Tak Ada Cebong Kampret
Senyum Gibran Rakabuming Temui Rocky Gerung: Idola Saya
Mobil Bekas Jokowi Dilelang, Gibran: Bagus, Hasilnya untuk Bangun Tempat Ibadah
Ini yang Disampaikan Megawati soal Pemilu 2024 di Depan Ganjar, Bobby dan Gibran

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini