Mengenal Siklon Tropis Paddy yang Sempat Membuat Angin Kencang di Jakarta

Rabu, 24 November 2021 12:25 Reporter : Bachtiarudin Alam
Mengenal Siklon Tropis Paddy yang Sempat Membuat Angin Kencang di Jakarta Siklon Tropis. ©2021 Istimewa

Merdeka.com - Warga Jakarta dihebohkan dengan peristiwa angin kencang pada Selasa (23/11) malam. Pepohonan bergoyang kencang. Bahkan pintu koridor bus Transjakarta pun ikut berguncang malam itu.

Koordinator Bidang Prediksi dan Peringatan Cuaca BMKG, Miming Saepudin mengungkap, angin kencang yang terjadi dampak dari siklus tropis paddy.

Miming mengatakan, fenomena alam tersebut memang terjadi jauh di seletan Samudra Hindia. Namun, dampak bisa dirasakan di Indonesia.

"Salah satunya adalah fenomena angin kencang yang memang terjadi diwilayah Jakarta," kata Miming saat dihubungi merdeka.com, Rabu (24/11).

Catatan BMKG, kecepatan angin pada malam kemarin mencapai 28 Km sampai 46 Km per jam. Angin kencang itu terjadi di Cengkareng, Kemayoran, Halim, dan Tanjung Priok.

"Kami memberikan analisis memang kondisi tersebut, secara tidak langsung, sebagai dampak keberadaan Siklon Tropis Paddy di selatan Samudra Hindia," katanya.

siklon tropis paddy
©2021 @infoBMKG
2 dari 3 halaman

Apa itu Siklon Tropis Paddy?

Dikutip dari badan meteorologi Australia, siklon tropis Paddy memiliki kecepatan angin maksimum bisa mencapai rata-rata 130 km/jam dengan perkiraan tekanan minimum 973 hPa.

Siklon ini mulai tampak dan berkembang di atas Samudra Hindia Selatan Tenggara Pulau Christmas pada pukul 10.00 pagi waktu Australia, Senin (22/11). Pusat Tropical Cyclone Paddy terletak di garis lintang 13,8°S dan garis bujur 108,0°BT atau sekitar 440 km tenggara Pulau Christmas.

Paddy bergerak ke arah barat daya dengan kecepatan 8 km/jam. Kecepatan angin mencapai 95 km/jam. Tekanan permukaan minimum adalah 997 mb.

Badai petir terkuat di siklon Paddy terjadi di tenggara dan barat laut pusat siklon. Angin dengan kekuatan badai tropis meluas sejauh 120 km dari pusat Tropical Cyclone Paddy. Paddy bergerak di atas air yang Temperatur Permukaan Lautnya mendekati 27˚C.

Miming mengatakan, dalam 24 jam ke depan, mulai hari ini Rabu (24/11), siklon sudah mulai berkurang. Sebab, siklon tropis paddy sudah mulai melemah.

“Bahkan, saat ini kita mengidentifikasi pelemahan itu sudah menjadi X, X tropical siklon peddy tapi siklonnya masih ada,” katanya.

Miming menambahkan, seiring dengan melemahnya siklon tropis peddy, maka potensi angin kencang di wilayah, Jakarta juga sudah mulai turun.

3 dari 3 halaman

Berdampak ke Indonesia

Namun dia memprediksi, siklon tropis akan terus terjadi hingga beberapa bulan ke depan. Hal ini berdampak pada cuaca di Indonesia. Periode November hingga April 2022.

Jadi, kata dia, kewaspadaan potensi siklon di selatan tentunya harus diwaspadai mulai November hingga April

“Kalau bicara mengenai siklon tropis yang saat ini, Paddy ini hari ini sudah mulai melemah,” tutur dia.

Kata dia, tetapi dalam dua hari ke depan, kemungkinan efek siklon Paddy masih ada. Tapi sudah melemah, dampaknya sudah kecil untuk di wilayah Indonesia.

Miming mengatakan, siklon tropis paddy ini dipicu oleh fenomena pergantian angin muson dari timuran menjadi baratan. Maka musim siklon di selatan pun akan muncul.

Menurut dia, siklon paddy memang musiman muncul. Saat ini, sudah masuk ke dalam siklus paddy untuk muncul.

“Dan dari sisi dinamika atmosfer cukup mendukung dimana suhu muka laut sebagai bahan bakar siklon itu cukup hangat di Samudra Hindia,” terang dia.

Kemudian, ditambah angin mendukung, dan adanya gelombang atmosfer untuk tumbuhnya siklon tropis Paddy ini, kata dia. [rnd]

Baca juga:
BPBD DKI Sebut Angin Kencang Dampak Siklon Tropis Paddy Menjauhi Jabodetabek
BMKG Deteksi Siklon Tropis Paddy Sebabkan Hujan dan Angin Kencang Sudah Punah
Temukan Pohon Tumbang di Jakarta, Segera Hubungi 112
Siklon Tropis Paddy, BMKG Prediksi Pulau Jawa Alami Hujan & Angin Kencang
Angin Kencang Rusak 15 Rumah Warga di Sinjai

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini