Menelusuri nama Haji Lulung yang disegani di Tanah Abang

Minggu, 8 Maret 2015 01:05 Reporter : Juven Martua Sitompul
Menelusuri nama Haji Lulung yang disegani di Tanah Abang Kantor H Lulung di Tanah Abang. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - nama Abraham Lunggana mungkin tidak familiar di kalangan pedagang Pasar Tanah Abang. Tapi ketika ditanya nama Haji Lulung, hampir semua akan menjawab tahu.

Haji Lulung yang kini lebih sibuk di dunia politik dengan jabatannya sebagai wakil ketua DPRD DKI, menjadi perbincangan hangat di terutama di dunia maya. Tanda pagar alias hashtag #SaveHajiLulung bahkan menjadi trending topic dunia dan terus bertahan sejak Kamis (5/3) lalu.

Pemicunya adalah, ketegangan antara Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dengan DPRD terkait pembahasan APBD 2015. Ahok menuding ada dana siluman Rp 12,1 triliun yang dimasukkan DPRD.

Saat merdeka.com menanyakan kepada seorang pedagang di Pasar Tanah Abang, dia mengaku tahu dan sering mendengar nama Haji Lulung.

"Siapa yang enggak kenal, namanya kan besar di sini (Pasar Tanah Abang). Cuman rata-rata orang di sini tahu namanya, kalau orangnya enggak tahu," kata salah satu penjual busana muslim yang tidak mau menyebutkan namanya kepada merdeka.com, Jakarta, Sabtu (7/3).

Dia kembali menceritakan kebesaran nama Lulung, menurut dia, Lulung dikenal lantaran sejak masa kecilnya dihabiskan di Pasar Tanah Abang.

Sehingga, kata dia, hal yang wajar jika hampir seluruh orang di Tanah Abang mengenal namanya. "Iya hampir semua kenal, dia (Lulung) kan besar di sini. Apa lagi dia kan sudah jadi orang besar juga (wakil ketua DPRD)," lanjut pria tersebut.

Ketika ditanya apakah Lulung memiliki toko di Pasar Tanah Abang, sang pedagang itu mengaku tidak tahu. "Kalau itu, saya kurang tahu. Pasar ini kan besar, jadi kita enggak bisa mastiin yang mana tokonya. Lagian ini hari Sabtu mulai sepi, tuh sebagian toko mulai tutup," ujarnya sambil menunjuk ke beberapa toko.

Saat ditanya apakah tahu PT Putrajasa Perkasa yang bergerak di bidang operator parkir dan keamanan adalah milik Lulung, sang pedagang itu membenarkan.

"Iya itu punya Pak Haji Lulung, Mas bisa tanya ke sana saja," ucap dia sambil menutup perbincangan. [bal]

Topik berita Terkait:
  1. Haji Lulung
  2. Jakarta
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini