Mendikbud Nadiem: Kita akan men-Tackel Perundungan dan Intoleransi

Senin, 17 Januari 2022 19:56 Reporter : Aksara Bebey
Mendikbud Nadiem: Kita akan men-Tackel Perundungan dan Intoleransi Mendikbudristek Raker dengan Komisi X DPR. ©2021 Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Mendikbudristek, Nadiem Makarim menyebut kekerasan seksual, intoleransi dan perundungan menjadi tiga dosa yang ada dalam sistem pendidikan Indoensia. Ia berjanji membenahi semua permasalahan tersebut dari tingkat perguruan tinggi hingga sekolah dasar.

"Selalu ada tiga dosa yang ada di sistem pendidikan kita, tidak bisa abu abu, harus hitam putih. Yaitu, intoleransi, kekerasan seksual dan perundungan," kata dia di Bandung, Senin (17/1).

Nadiem memastikan pihaknya tidak main-main memerangi kekerasan seksual di lingkungan pendidikan. Tiga dosa itu tak boleh tumbuh subur di lingkungan pendidikan.

"Sekarang kita serius di kekerasan seksual di perguruan tinggi. Tentunya kita akan ke SD sampai menengah untuk memastikan mulai dari kerangka regulasi sampai pelaporan dan lain-lain itu teratasi. Kita akan men-tackel perundungan juga dan intoleransi," tegas Nadiem.

Komitmen pemerintah dalam mengatasi tiga permasalahan ini sudah jelas. Fakta tiga dosa tersebut sudah tertuang dalam berbagai pemberitaan maupun data statistik.

"Kita tidakk bisa bohong pada diri kita sendiri. Data dan statistiknya itu (kekerasan seksual, perundungan dan intoleransi) sudah membudaya. Itulah alasan kita harus mengambil tindakan keras dan garis yang keras, walaupun dikritik, apapun akan dilakukan untuk melindungi anak anak kita," tegas Nadiem. [lia]

Baca juga:
Nadiem soal PTM di Tengah Omicron: Aturan SKB 4 Menteri Akomodir Kedaruratan Covid-19
Tim Ad Hoc Diterjunkan Bagi Kampus Belum Punya Satgas Pencegahan Kekerasan Seksual
Nadiem Ingin Perguruan Tinggi Punya Satgas Pencegahan Penanganan Kekerasan Seksual
Nadiem Wajibkan Satuan Pendidikan Formal-NonFormal Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan
Nadiem Makarim

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini