Mendekam di Lapas Sukamiskin, Suryadharma Ali akui ada kulkas di dalam selnya

Rabu, 25 Juli 2018 11:08 Reporter : Yunita Amalia
Mendekam di Lapas Sukamiskin, Suryadharma Ali akui ada kulkas di dalam selnya JK bersaksi di sidang PK Suryadharma Ali. ©2018 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Terpidana korupsi penyelenggaraan ibadah haji 2010-2013 Suryadharma Ali kembali menjalani sidang Peninjauan Kembali di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Dalam kesempatan itu, mantan Menteri Agama era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono sempat menyinggung fasilitas yang ada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat tempat dia menjalani masa hukumannya.

Dia mengakui dalam selnya terdapat lemari pendingin berukuran kecil untuk menyimpan obat-obatan. Adanya lemari pendingin dikatakan Suryadharma atas izin pihak lapas.

"Ada, kulkas kecil. Untuk naruh obat, sudah diizinkan," ujar Suryadharma di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (25/7).

Mantan ketua umum PPP itu mengaku tak tahu menahu adanya fasilitas tidak wajar lainnya yang dinikmati penghuni Lapas Sukamiskin yang membuat Kalapas Sukamiskin Wahid Husen ditangkap KPK.

Sebelumnya, Fahmi Darmawansyah, terpidana suap pengadaan alat satelit monitoring di Badan Keamanan Laut (Bakamla), kedapatan menikmati selnya dengan fasilitas pendingin udara, kloset duduk, microwave, TV berukuran sedang, dan lemari pendingin.

Ada kompensasi dari fasilitas sel yang ditempati Fahmi yakni memberikan satu unit mobil Mitsubishi Triton dan uang ratusan juta untuk disetorkan kepada Kalapas.

Sebagai sesama warga binaan, Suryadharma mengaku tidak pernah mendapat tawaran fasilitas lebih seperti yang terkuak pasca OTT KPK terhadap Kalapas Sukamiskin.

Suryadharma menjalani vonis oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor 6 tahun pidana penjara dan denda Rp 300 juta. Namun di tingkat banding masa hukumannya diperberat menjadi 10 tahun pidana penjara serta pidana tambahan berupa pencabutan hak politik selama lima tahun pasca menjalani pidana pokok. [bal]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini