Mendagri Segera Panggil Bupati Mandailing Natal Terkait Pengunduran Diri

Senin, 22 April 2019 14:09 Reporter : Supriatin
Mendagri Segera Panggil Bupati Mandailing Natal Terkait Pengunduran Diri Bupati Mandailing Natal Dahlan Hasan. ©2019 Wikipedia

Merdeka.com - Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, segera memanggil Bupati Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, Dahlan Hasan Nasution untuk meminta penjelasan mengenai surat permohonan pengunduran diri dari jabatannya. Tjahjo melihat, alasan pengunduran diri Dahlan tak biasa.

"Jadi ini yang kami terus sekarang melakukan koordinasi dengan pemda Sumut dan nanti akan kami panggil (Dahlan Hasan Nasution) karena ini sebuah proses yang tidak lazim," kata Tjahjo di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (22/4).

Tjahjo melanjutkan, permohonan pengunduran diri Dahlan disebabkan kontestasi politik. Seharusnya Dahlan tidak melakukan hal tersebut dan menjaga amanat rakyat sampai masa jabatan sebagai Bupati Mandailing Natal habis pada Juni 2021.

"Padahal dia didukung oleh 3 partai untuk menjadi kepala daerah lewat proses yang panjang, kan ada amanah dari masyarakat," ujarnya.

Tjahjo menilai, surat yang dikirimkan Dahlan juga salah alamat. Seharusnya surat permohonan pengunduran diri itu ditujukan kepada DPRD Mandailing Natal, dilanjutkan ke Gubernur Sumatera Utara, kemudian didorong ke Menteri Dalam Negeri.

"Kemendagri sudah menerima suratnya tetapi surat itu salah alamat," kata Tjahjo.

Diberitakan sebelumnya, Dahlan memohon berhenti dari jabatannya sebagai Bupati Madina. Dalam surat pengunduran dirinya, Dahlan mengaku kecewa karena hasil Pemilu 2019.

Surat dengan nomor 019.6/1214/TUPIM/2019 bertanggal 18 April 2018 itu ditujukan kepada Presiden Jokowi dan Menteri Dalam Negeri itu tertulis bahwa Pemilu di Madina berjalan aman, lancar dan terkendali. Namun, hasilnya sangat mengecewakan dan tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Dahlan menyatakan bahwa pembangunan di Madina cukup signifikan dalam 3 tahun terakhir. Masyarakat pun sudah diberi pencerahan.

"Namun belum berhasil memperbaiki pola pikir masyarakat dalam mendukung berbagai pembangunan, untuk itu kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar besarnya kepada Bapak Presiden dan sebagai ungkapan rasa tanggung jawab atas ketidaknyamanan ini dengan segala kerendahan hati izinkan kami menyampaikan pemohonan untuk berhenti sebagai Bupati Mandailing Natal," tulisnya dalam surat pengunduran diri itu. [lia]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini