Mendagri Akan Kaji Usulan KPK Soal Parpol Dibiayai Negara

Kamis, 6 Desember 2018 14:23 Reporter : Sania Mashabi
Mendagri Akan Kaji Usulan KPK Soal Parpol Dibiayai Negara Mendagri Tjahjo Kumolo. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo angkat bicara terkait usulan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar partai politik dibiayai oleh negara. Tjahjo mengatakan pihaknya akan mengevaluasi usulan tersebut.

"Akan kami evaluasi kalau memang anggarannya cukup. Kalau memang tidak ada pos-pos lain yang harus dioptimalkan mari nanti kita duduk bersama tinggal permasalahannya yang besar itu apakah selalu nantinya partai jadi kambing hitam kalau ada korupsi pasti partai?
kan tidak," kata Tjahjo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (6/12).

Menurutnya, masalah korupsi tidak hanya datang dari partai politik. Sebab, kata dia, tidak ada partai yang menginstruksikan kadernya untuk melakukan korupsi.

"Maka dengan penambahan anggaran seperti negara-negara lain yang penuh didukung apakah akan menghilangkan kan tidak, setidaknya kalau didanai penuh oleh negara kalau ada partai itu melanggar ya bisa langsung di diskualifikasi Pemilu atau diblok sebagai partai itu yang," ujarnya.

Politikus PDI Perjuangan ini juga mengingatkan, korupsi di partai tidak hanya karena masalah uang. Tetapi juga integeritas dari kader partai tersebut.

"Pengalaman dari orang partai bukan dari sisi itunya kembali kepada integritas yang bersangkutan anggaran memang biaya politik itu mahal tidak bisa diukur bahwa dengan mahalnya biaya yang ada dengan pengeluaran yang besar akan tidak ada korupsi tidak ada penyimpangan belum tentu juga. Ini kan menyangkut oknum," ucap Tjahjo. [ray]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini