Mencangkul di kebun, warga temukan granat zaman Belanda

Minggu, 2 Februari 2014 14:07 Reporter : Hery H Winarno
Mencangkul di kebun, warga temukan granat zaman Belanda granat. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Seorang warga menemukan sebuah granat berbentuk nanas yang diduga masih aktif. Penemuan granat saat Sarno (55) mengolah kebun di Dukuh Kebonan, Desa Kebonan, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Kapolsek Karanggede AKP Suwanto di Boyolali mengatakan, granat tersebut pertama kali ditemukan oleh Sarno, warga Dukuh Sumbersari, Kabupaten Semarang, yang bekerja di kebun milik Yunanto, Dukuh Kebonan, Desa Kebonan, Kecamatan Karanggede, Sabtu (1/2) sekitar pukul 09.00 WIB.

Menurut Suwanto, granat yang diduga masih aktif tersebut kini sudah dievakuasi dari lokasi penemuan dan diamankan oleh tim Jihandak Brimob Gunung Kendil, Boyolali.

Kapolsek menjelaskan, penemuan granat tersebut berawal dari saksi Sarno yang sedang bekerja mencangkul di kebun milik Yunanta Didik Mustifa, untuk ditanami tanaman jeruk.

Namun, Sarno saat membuat lubang untuk tanaman jeruk tersebut merasa kaget setelah cangkulnya menyentuh benda keras. Sarno kemudian mengangkat, dan benda itu ternyata berupa granat berbentuk mirip nanas. Beruntung benda itu, tidak sampai meledak.

"Sarno kemudian melaporkan penemuan bahan peledak tersebut ke Mapolsek Karanggede. Polisi langsung ke lokasi untuk mengamankan benda berbahaya tersebut," ujar AKP Suwanto seperti dikutip dari Antara, Minggu (2/2).

Tim Jihandak Brimob Gunung Kendil didatangkan ke lokasi untuk mengevakuasi granat itu.

Meskipun granat tersebut kondisinya sudah karatan, tetapi benda yang diduga peninggalan zaman penjajahan Belanda itu diduga masih aktif. [hhw]

Topik berita Terkait:
  1. Granat
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini