Menantunya Positif Covid-19, Sidang Kasus Suap Nurhadi Ditunda

Rabu, 13 Januari 2021 21:41 Reporter : Merdeka
Menantunya Positif Covid-19, Sidang Kasus Suap Nurhadi Ditunda Sidang Dakwaan Nurhadi dan Menantunya. ©2020 Liputan6.comHelmi Fithriansyah

Merdeka.com - Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Pusat kembali menunda sidang lanjutan perkara dugaan suap dan gratifikasi pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA) untuk terdakwa mantan Sekretaris MA, Nurhadi dan menantunya, Rezky Herbiyono. Agenda sidang hari ini adalah pemeriksaan saksi.

Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Takdir Suhan mengungkapkan alasan ditundanya persidangan lantaran Rezky terkonfirmasi positif virus Covid-19. Rezky terdeteksi setelah dilakukan tes usap polymerase chain reaction (PCR).

"Persidangan sementara ditunda seminggu, terdakwa (Rezky) terkonfirmasi positif," kata Takdir saat dikonfirmasi, Rabu (13/1/2021).

Takdir menuturkan Rezky kini tengah menjalani isolasi mandiri di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta. Takdir mengatakan, pihaknya akan terus memantau kondisi pemulihan Rezky.

"Kami akan terus memantau kondisi pemulihannya selama diisolasi di Wisma Atlet, " ucap Takdir.

Sebelumnya, tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung Merah Putih, Kuningan, Jakarta Selatan kembali ada yang terkonfirmasi positif Covid-19. Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara Penindakan KPK, Ali Fikri menyebut hari ini, Rabu (13/1/2021) lima tahanan terinfeksi positif Covid-19.

Kelimanya diketahui positif setelah dua kali menjalani tes Swab polymerase chain reaction (PCR) yang dilakukan pada Senin (11/1/2021). Penambahan ini membuat total jumlah tahanan KPK yang terinfeksi Covid-19 mencapai 19 orang.

"Dari hasil swab PCR kedua kalinya yang dilakukan pada Senin, 11/1/2021 terhadap 10 orang tahanan di rutan cabang KPK di Gedung Merah Putih, saat ini ada lima orang tahanan yang juga terkonfirmasi positif Covid-19," ujar Ali dalam keterangan tulis, Rabu (13/1/2021).

Lima tahanan KPK tersebut, kata Ali bakal dipindah ke Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta guna menjalani isolasi mendiri.

"Untuk itu, siang hari ini, 13/1/2021, kelima tahanan tersebut akan segera dipindahkan ke Wisma Atlet untuk menjalani perawatan dan isolasi mandiri," katanya.

Ali memastikan bahwa selama para tahanan berada di RS Darurat Wisma Atlet, pihaknya bakal melakukan penjagaan.

"Selama di Wisma Atlet tetap dilakukan penjagaan dari tim pengawal tahanan KPK dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ketat," pungkasnya.

Reporter: Yopi Makdori

Sumber: Liputan6.com [bal]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Nurhadi
  3. Kasus Suap Pejabat MA
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini