Menaker ditantang blusukan ke perusahaan cari tenaga disabilitas

Sabtu, 1 November 2014 15:27 Reporter : Arie Sunaryo
Menaker ditantang blusukan ke perusahaan cari tenaga disabilitas Menaker M Hanif. ©2014 Merdeka.com

Kementerian berharap masyarakat peduli dan mendukung penempatan tenaga kerja disabilitas.


- Muhammad Hanif Dhakiri

Merdeka.com - Menteri Tenaga kerja, M Hanif Dhakiri membuka job fair khusus disabilitas di Graha Wisata Niaga, Solo. Acara expo penempatan tenaga kerja khusus yang kedua kalinya tersebut merupakan kerjasama Kemenaker dengan Pemerintah Kota Solo.

Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Solo, Sumartono Karjo mengatakan ditunjuknya Solo sebagai tempat pelaksanaan expo, karena kota ini dinilai ramah terhadap disabilitas. Dia berharap keramahan tersebut dapat ditularkan ke kota/kabupaten lain di Indonesia.

"Expo ini kita adakan karena semakin tingginya serapan tenaga kerja khusus akhir-akhir ini," ujar Sumartono, Sabtu (1/11).

Menurut Sumartono, dalam expo tersebut juga dipamerkan bursa kerja dari 8 perusahaan di kota Solo. Sementara itu Menaker juga menyerahkan penghargaan kepada 10 perusahaan pemakai tenaga kerja disabilitas.

Expo dan pameran karya disabilitas tersebut, kata Sumartono, akan berlangsung 1-2 November 2014. Dalam sambutannya Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo (Rudy) berharap Menaker berani melakukan blusukan ke perusahaan-perusahaan untuk membuktikan apakah mereka sudah menampung tenaga kerja dari kaum disabilitas.

Rudy juga berjanji akan mendukung penuh kinerja menteri sesuai dengan program kerja yang dicanangkan Presiden Joko Widodo.

"Pak menteri harus berani blusukan untuk mengecek ke perusahaan. Apakah dari seribu naker itu sudah ada satu yang berasal dari disabilitas. Turunkan angka pengangguran dan kemiskinan dan kesejahteraan rakyat Indonesia," tegasnya.

M Hanif Dhakiri dalam sambutannya mengatakan, acara tersebut dinilai penting sebagai wadah untuk mensosialisasikan penempatan tenaga kerja khususnya untuk kaum disabilitas.

"Kegiatan ini sangat penting kita lakukan, untuk membantu menyusun kebijakan ke depan. Kementerian berharap masyarakat peduli dan mendukung penempatan tenaga kerja disabilitas," katanya.

"Ini juga sejalan dengan pidato presiden, untuk memastikan wujud pelayanan pemerintah. Kaum disabilitas harus mendapatkan kesempatan sama untuk kerja dengan kaum lain," katanya lagi.

Dia juga menyoroti pemberian upah rendah kepada kaum disabilitas dari perusahaan. Dia meminta perusahaan memberikan kesempatan yang sama dalam pengembangan karir bagi disabilitas.

"Jangan dipersulit mereka berkarir. Jangan diskriminatif, mereka harus diperlakukan sama," pungkasnya. [dan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini