Menag siapkan dana khusus untuk perbaikan rumah ibadah di Palu

Rabu, 10 Oktober 2018 14:25 Reporter : Purnomo Edi
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. ©2018 Merdeka.com/Purnomo Edi

Merdeka.com - Paska gempa dan tsunami yang menerjang Sulawesi Tengah (Sulteng), Kementerian Agama (Kemenag) berencana untuk mengeluarkan anggaran khusus. Anggaran khusus ini guna memperbaiki rumah ibadah dan lembaga pendidikan di bawah Kemenag yang terdampak gempa dan tsunami.

Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, pihaknya mengalokasikan anggaran khusus untuk Sulteng. Anggaran ini nantinya akan dialokasikan di tahun 2019.

"Nominalnya tentu belum bisa kita sebutkan. Tapi yang jelas anggaran 2019 kita ingin mengalokasikan anggaran khusus untuk Sulawesi Tengah. Akan dipakai untuk kembali melakukan rehabilitasi, recovery, rekonstruksi terhadap lembaga-lembaga pendidikan ini (di Sulteng)," ujar Lukman di Bantul, Rabu (10/10).

Selain untuk perbaikan rumah ibadah, Lukman menyebut, dana alokasi khusus itu juga akan dipakai memperbaiki lembaga pendidikan di bawah Kemenag yang terdampak bencana Sulteng. Dia menuturkan jika pihaknya juga memberikan perhatian khusus terhadap Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu yang dikabarkan rata dengan tanah paska terjadi gempa dan tsunami.

"Saudara Dirjen Pendis (Kemenag) InsyaAllah besok akan menuju Palu untuk secara langsung melihat kondisi IAIN Palu. Kita akan memberikan perhatian khusus tidak hanya kepada IAIN Palu, tapi juga semua lembaga pendidikan keagamaan di sana. Karena juga ada madrasah-madrasah, ada pondok-pondok pesantren yang juga memerlukan penanganan khusus," ujarnya.

Terkait IAIN Palu, Lukman berencana akan membangun tenda-tenda darurat bagi mahasiswa di sana. Selain itu pihaknya juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa IAIN Palu untuk mengikuti kuliah sementara di kampus lain di bawah naungan Kemenag. Mahasiswa IAIN Palu tersebut akan ditampung melalui skema sit in.

"Ini (tenda-tenda darurat) yang sifatnya darurat. Agar proses belajar-mengajar itu bisa terus berlanjut. Nantinya kita juga akan menyebarkan para mahasiswa ke sejumlah perguruan tinggi keagamaan kita yang ada di sekitar Palu. Kita punya sejumlah IAIN, di Palopo, lalu di Makassar, di Parepare. (Kampus) di sekitar Palu itu yang juga bisa dijadikan tempat istilahnya sit in," tutup Lukman. [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini